English Version | Bahasa Indonesia
Daftar | Masuk Jumat, 24 November 2017

Puluhan Siswa SD Muhammadiyah Sapen Pentaskan Pantomim ‘Ilang’

Puluhan Siswa SD Muhammadiyah Sapen Pentaskan Pantomim ‘Ilang’

Para siswa SD Muhammadiyah Sapen sedang berlatih pantomim (Foto: Trasmara)
Share






15 April 2015

Yogyakarta, Jogjatrip.com – Siapa bilang anak-anak tidak bisa main pantomim. Buktinya, sejak 13 – 18 April 2015 siswa SD Muhammadiyah Sapen, Yogyakarta giat berlatih pantomim yang diasuh oleh Enderiza. Mereka berlatih sehabis pelajaran jam 13.00 -14.30 di salah satu ruangan di lantai 3 gedung sayap barat. 75 siswa SD putra-putri klas II – V berlatih pantomim dengan cerita ‘Ilang’ karya Enderiza sekaligus sutradara. Pantomim ini akan mengikuti Festival Pantomim Yogyakarta yang akan digelar di Concert Hall TBY pada Rabu (22/4) malam. “Anak-anak ini tergabung dalam Sapen Mime Club yang merupakan ekstrakurikuler. Tahun ini anggotanya ada 135 anak. Namun terbatasnya ruangan, maka anak-anak yang akan tampil dalam Ilang diseleksi,” kata Arif Rahmanto, Koordinator Sapen Mime Club yang ditemui Jogjatrip sehabis latihan, Selasa (14/4) sore.

Menurut Arif, cerita ‘Ilang’ mengisahkan banyak anak di zaman ini kehilangan jati dirinya. Faktor penyebabnya karen ambisi orang tua untuk menjadikan anaknya sesuai keinginan orang tua. Padahal anak memiliki perkembangan dan kreativitas. Dunia anak-anak dengan ekspresinya jadi ilang. Proses persiapan melatih anak-anak untuk bisa pantomim anak membutuhkan waktu. Persiapan pentas ini selama dua bulan,” tandas Arif.

Lain halnya dengan yang diungkapkan Enderiza, anak-anak itu belum tahu pantomim. Tapi karena semangat belajar, apa yang diajarkan bisa sampai. Bahkan dalam tiap gerakan pantomim yang dibawakan oleh siswa laki-laki, banyak yang mengundang tawa. “Anak-anak ini ternyata bisa main pantomim,” ujar Enderiza.

Pentas pantomim ‘Ilang’ berdurasi 45 menit ini memadukan beberapa unsur seni seperti musik, seni rupa, dan  tentu saja pantomim. Untuk penggarapan musik dipercayakan kepada Giwang Topo, sedangkan Artistik digarap oleh Heru Jamur.

Dikatakan oleh Arif, Sapen Mime Club yang berdiri tahun 2013 dan menjadi salah satu ekstrakurikuler di SD Muhammadiyah Sapen. Kelompok pantomime ini sudah meraih prestasi. Tahun 2013, pernah juara 1 pantomim dalam rangka FLS2N (Festival Lomba Seni Siswa Nasional) tingkat DIY dan berhak mewakili DIY maju ke FLS2N tingkat Nasional di Medan. Pada tahun berikutnya kembali Sapen Mime Club juara 1 di event yang sama dan mewakil DIY ke tingkat Nasional di Semarang, kali ini berhasil meraih juara III tingkat nasional. *** (Teguh R Asmara)


Dibaca : 264

OBYEK WISATA