English Version | Bahasa Indonesia
Daftar | Masuk Kamis, 24 Agustus 2017

Pameran 'Aku dan You'

    July 2010
    SatSunMonTueWedThuFri
         12
    3456789
    10111213141516
    17181920212223
    24252627282930
    31      
24 Agustus 2010 - 14 September 2010


Sepanjang 24 Agustus – 14 September 2010, Tembi Contemporary menggelar pameran tunggal Muhamad “Ucup” Yusuf bertajuk Aku dan You. Sebelumnya Yusuf sukses mengadakan pameran tunggal di VWFA Singapura, awal Agustus lalu, yang menampilkan karya-karya cetak cukil kayu. Dalam pameran tunggalnya kali ini menyuguhkan karya-karya lukisan dan drawing.

Karya-karya Yusuf, salah satu pendiri dari kumpulan seniman-aktivis Indonesia Taring Padi, Yogyakarta, fokus pada kehidupan sosial dan politik. Kepedulian terhadap keadilan sosial dan hak-hak kaum minoritas dan komunitas marjinal membawa Yusuf beserta anggota Taring Padi lainnya secara konsisten menanamkan kesadaran akan pusat akar-rumput sosial dalam karya-karya mereka.

Gaya mereka yang berbeda dalam menampilkan seni protes berusaha untuk menarik kesadaran terhadap kehidupan masyarakat sosial tertentu sebagaimana mereka menyoroti, mengejek dan mengkritik struktur ketidakadilan. Kritisisme yang merebak dalam karya Yusuf jelas kentara dalam karya cukil kayu dan acap kali teraba dalam kanvasnya, memadukan ketajaman intelektual dan keindahan bertutur yang terkesan bermain-main dan sinis sekaligus. Seperti halnya yang dilakukan Sudjojono hampir seabad silam, Yusuf dan rekan-rekannya prihatin terhadap pergerakan agraria dan nasib petani saat ini.

Pameran tunggal Aku dan You sebagian besar terdiri dari lukisan dan penampilan visual repertoire Yusuf yang ekstensif. Memamerkan pilihan lukisan yang berbeda ukuran, potensi narasi dan personal relevance (pentingnya makna lukisan bagi diri sendiri), pahit dan mengigit dalam observasi dan kritik sosialnya dan terkadang fantastis.

Yusuf mengerahkan kemauan dan imajinasi untuk menyajikan sebuah visi mengenai sebuah demokrasi sosial yang seimbang dan menyembuhkan. Adalah dengan bagaimana visinya menjadi semakin murni dan jelas dalam melawan keruhnya realita, kita bisa (mendekati, membahas, mengamati) karya-karya yang telah disiapkannya untuk pameran ini.

 

 

Dibaca : 1307

Share


Berikan komentar Anda !





Kalender Kegiatan lainnya