English Version | Bahasa Indonesia
Daftar | Masuk Senin, 16 Oktober 2017

Cartoon on Canvas (jogjaKARTUN hadiningART)

    July 2010
    SatSunMonTueWedThuFri
         12
    3456789
    10111213141516
    17181920212223
    24252627282930
    31      
14 Agustus 2010 - 22 Agustus 2010


Persatuan Kartunis Indonesia (Pakarti) memelopori para kartunis Indonesia untuk berkarya kartun dengan media kanvas di Bentara Budaya Yogyakarta, 14 -22 Agustus 2010. Peserta pameran bertajuk “jogjaKARTUN hadiningART” berasal dari berbagai kota antara lain: Makassar, Jakarta, Bandung, Semarang, Salatiga, Solo, Klaten, Yogyakarta.

Para kartunis di Indonesia selama ini terbiasa menggambar kartun di atas kertas. Menorehkan goresan sederhana, namun mengundang senyum dan tawa. Karya-karya tersebut bisa dijumpai di berbagai surat kabar, tabloid, dan majalah. Para kartunis yang non-organik suatu korporet media massa, justru bisa dibilang produktif; untuk mencapai peluang sekaligus tantangan. Pikiran mereka justru terasah untuk menciptakan ide-ide segar. Namun energi kartunis yang terkuras dan waktu yang terbuang sering kandas karena keterbatasan space dan kapling di media massa tercetak.

Jika para pelukis banyak  mewujudkan ide-idenya bercorak kartunal, maka sebaliknya kartunis pun bisa mewujudkan ide-idenya menjadi karya lukis yang menampilkan nilai artistik. Apakah hasil karyanya menjadi lukisan seperti halnya karya seorang pelukis? Belum tentu. Dengan media apa pun seorang kartunis mencurahkan ide-ide kartunalnya, maka hasil karyanya tersebut tetaplah sebuah karya kartun. Pasti ada yang membedakan antara karya seorang pelukis tulen dan seorang kartunis asli. Ada unsur-unsur deformatif, humoristik, satiristik, dan unsur artistik ditambah gaya penyampaiannya yang khas kartunis.

Diperlukan ketekunan dan meluangkan lebih banyak waktu khusus untuk membuat kartun di atas kanvas. Pola kerja baru ini kadang sedikit merepotkan bagi para kartunis. Namun bila dijalani secara konsisten memakai pola pikir, instuisi, gaya kartunal, hasilnya akan menjadi karya yang layak pajang.

Hasil karya kartunis di atas kanvas bisa menjadi karya lukisan karena dipajang di arena pameran dan berbingkai seperti halnya karya seni. Alhasil akan menaikkan gengsi atau martabat karya kartun, bahkan nilai jual. Sudah saatnya seorang kartunis yang berwawasan luas, kaya ide-ide, kepekaan intuisi, karyanya bisa tampil beda.

 

Dibaca : 1557

Share


Berikan komentar Anda !





Kalender Kegiatan lainnya


OBYEK WISATA

  • Pengunjung Online

           Online: 1.798
     Hari ini: 8.427
     Kemarin : 9.201
     Minggu lalu : 70.465
     Bulan lalu : 338.123
     Total : 11.243.026
    Sejak 20 Mei 2010