English Version | Bahasa Indonesia
Daftar | Masuk Sabtu, 16 Desember 2017

Dayung Opak

Photo by mycityblogging.com

Rating : 2 ( 2 pemilih )

DAYUNG OPAK

Alamat : Bendungan Tegal, Desa Kebon Agung, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, Provinsi Yogyakarta, Indonesia.

Koordinat GPS : 0

Share




A. Selayang Pandang

Obyek wisata air kini mulai jarang ditemukan di Yogyakarta. Bentuk-bentuk seperti water park maupun olahraga air merupakan pemandangan yang tak lazim terlihat dalam keseharian masyarakat di Yogyakarta. Namun, satu dari sedikit pemandangan yang tak lazim tersebut sebenarnya telah muncul di Kabupaten Bantul tepatnya di Sungai Opak. Kegiatan dengan peralatan perahu sebagai media utama tersebut dikenal dengan istilah Dayung Opak.

Dayung Opak merupakan kegiatan wisata minat khusus yang ditawarkan oleh Pemerintah Kabupaten Bantul. Lokasi Dayung Opak berada di Bendungan Tegal yang dibangun pada tahun 1997. Enam (6) tahun pasca pembangunan, pada tahun 2003, bendungan ini diresmikan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono X. Di sinilah beberapa kegiatan (wisata air) dihelat, mulai dari rekreasi dengan menggunakan perahu naga sampai perlombaan perahu naga pada waktu Festival Peh Cun.

Dayung Opak bisa dinikmati setiap hari. Pengunjung tinggal datang ke Bendungan Tegal dan naik perahu naga untuk berkeliling di sekitar bendungan. Pemandangan yang masih relatif alami di sekitar bendungan menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan yang ingin mengagendakan obyek wisata ini dalam rencana perjalanan mereka.

Selain dalam bentuk perahu rekreasi, Dayung Opak juga menyajikan perlombaan yang dikemas dalam kegiatan kebudayaan yang disebut festival Peh Cun. Peh Cun adalah dialek Hokkian untuk kata pachuan yang dalam Bahasa Indonesia dapat berarti “mendayung perahu”. Perayaan (festival) Peh Cun dilaksanakan setiap tahunnya pada tanggal 5 bulan 5 penanggalan Imlek. Kuat dugaan, perayaan Peh Cun telah berumur 2.300 tahun jika dihitung dari masa Dinasti Zhou. Di Indonesia, tradisi yang lazim dilakukan ketika Festival Peh Cun adalah perlombaan perahu naga, makan bachang, dan mendirikan telur.

Pada perayaan Peh Cun tahun 2009, masyarakat Tionghoa menggelar perlombaan perahu naga (Jogja Dragon Boat Festival) di Bendungan Tegal. Sebanyak 20 peserta dari wilayah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah turut ambil bagian dalam perlombaan kali ini. Inilah untuk kali pertama Dayung Opak di Bendungan Tegal menjadi tuan rumah perlombaan perahu naga. Pada perlombaan di tahun berikutnya yang diselenggarakan pada bulan Juni 2010, kembali Bendungan Tegal menjadi tuan rumah perlombaan yang diikuti oleh 20 peserta.

B. Keistimewaan

Dayung Opak memiliki dua keistimewaan. Pertama, Dayung Opak merupakan media wisata air yang kini kian langka ditemukan di Yogyakarta. Kedua, Dayung Opak merupakan medium pelestari kebudayaan, khususnya Festival Peh Cun yang dihelat oleh etnis Tionghoa melalui perlombaan perahu naga. Dari dua keistimewaan tersebut, terlihat bahwa Dayung Opak mempunyai nilai tersendiri sebagai salah satu wisata minat khusus yang turut mendukung terlestarinya obyek wisata air, kebudayaan Peh Cun, sekaligus olahraga air.

Dayung Opak menawarkan perlombaan perahu naga yang mempunyai dua fungsi, pertama mempopulerkan olahraga air yang kurang populer di Yogyakarta. Kedua, sebagai salah satu obyek wisata bahari yang mampu menyedot animo wisatawan. Perlombaan ini pernah digelar di Bendungan Tegal ketika Festival Peh Cun dirayakan pada tahun 2009 dan 2010. Kala itu, masyarakat di sekitar Yogyakarta sangat antusias untuk melihat perlombaan yang sangat jarang dilakukan di wilayah tersebut.

C. Lokasi

Dayung Opak berlokasi di Bendungan Tegal yang tepat berada di muara Sungai Opak sebelum masuk ke Samudera Hindia. Tempat ini beralamat di Desa Kebon Agung, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia.

D. Akses

Lokasi Dayung Opak (Bendungan Tegal) bisa diakses dengan menggunakan kendaraan pribadi, baik roda dua (2) maupun empat (4). Selain itu, pengunjung juga bisa memanfaatkan sarana angkutan umum berupa bus jurusan Yogyakarta-Parangtritis. Pengunjung bisa naik bus tersebut dari Terminal Giwangan, Yogyakarta atau dari Jalan Parangtritis dan turun di Kecamatan Kretek (sebelum jembatan Kretek).

E. Harga Tiket

Pengunjung yang akan singgah di Bendungan Tegal tidak dipungut biaya.

F. Akomodasi dan Fasilitas Lainnya

Dayung Opak merupakan salah satu paket wisata yang ditawarkan oleh Desa Wisata Kebon Agung. Desa ini dibangun dengan konsep wisata sehingga berbagai fasilitas dan agenda yang dibuat ditujukan untuk menarik minat para wisatawan. Desa Wisata Kebon Agung menawarkan berbagai agenda agenda wisata, seperti wisata budaya yang berupa kenduri, macapat, wiwit atau labuh (pemberian sesajen berupa hasil pertanian); wisata kerajinan, seperti batik tulis, batik keramik, dan batik topeng kayu; dan wisata museum, seperti Museum Tani Jawa yang memamerkan peralatan pertanian tradisional. Fasilitas pendukung yang ditawarkan oleh Desa Wisata Kebon Agung membuat obyek wisata Dayung Opak menjadi daerah tujuan wisata ganda, yakni obyek wisata air (minat khusus) sekaligus wisata desa.


Teks: Tunggul Tauladan
Foto
: Koleksi Jogjatrip.com
(Data primer dan berbagai sumber)


Dibaca : 7553 kali.


Rating :
Jika Anda pernah mengujungi objek wisata ini, berikan rating dan komentar untuk menjadi perhatian Dinas Pariwisata atau pengelola obyek wisata setempat.





Obyek lainnya