English Version | Bahasa Indonesia
Daftar | Masuk Senin, 22 September 2014

SMA Taruna Nusantara

Photo by wahyu.web.id

Rating : 3.1 ( 9 pemilih )

SMA TARUNA NUSANTARA

Alamat : alan Raya Purworejo km 5, tepatnya di Desa Pirikan, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Indonesia

Koordinat GPS : -7 25' 41.44", +110 15' 56.95"

Share



A. Selayang Pandang

Taruna Nusantara atau biasa disingkat Tarnus atau TN adalah sebuah Sekolah Menengah Atas (SMA) bertaraf nasional yang terletak di Magelang, Jawa Tengah. Secara harfiah, Taruna berarti pemuda, sedangkan Nusantara berarti antar pulau. Jadi, Taruna Nusantara dapat diartikan sebagai pemuda dari seluruh pulau. Kata Taruna sendiri juga dipakai untuk menyebut siswa dalam dunia pendidikan militer (AKABRI). Itulah sebabnya, SMA Taruna Nusantara ini sering juga disebut sebagai sekolah semi-militer.

Pendirian sekolah ini bermula dari ide Mantan Menhankam RI Jenderal TNI L.B. Moerdani yang dilontarkan pada peringatan Hari Kebangkitan Nasional tanggal 20 Mei 1985 di Pendopo Agung Taman Siswa Yogyakarta. Menurut Moerdani, kemajuan suatu bangsa tidak ditentukan oleh kekayaan sumber daya alam yang dimiliki, tetapi ditentukan oleh kualitas sumber daya manusianya, sebagai hasil dari kualitas pendidikan. Untuk itulah, perlu adanya sebuah lembaga pendidikan tingkat menengah yang mampu mewadahi putra-putra Indonesia berbakat dan berpotensi untuk dididik dan dipersiapkan menjadi kader pembangunan bangsa yang dapat melanjutkan cita-cita para proklamator.

Ide cemerlang Jenderal Moerdani tersebut langsung mendapat respon dari kalangan ABRI dan Majelis Luhur Persatuan Taman Siswa. Untuk menidaklanjuti gagasan tersebut, pada tanggal 29 Mei 1989, ABRI melalui Yayasan Kejuangan Panglima Besar Jenderal Soedirman yang diwakili oleh Jenderal Try Sutrisno dengan Taman Siswa melalui Yayasan Kebangkitan Nasional yang diwakili oleh Ki Suratman menandatangani Piagam Kerjasama untuk membentuk sebuah lembaga bernama Lembaga Perguruan Taman Taruna Nusantara (LPTTN) dalam rangka mengawasi proses pelaksanaan sekolah yang akan didirikan. Penandatanganan Piagam Kerjasama ini disaksikan oleh Jenderal TNI L.B. Moerdani.

Tiga bulan kemudian, tepatnya Oktober 1989, peletakan batu pertama pembangunan kampus SMA TN dilaksanakan dengan mengambil tempat di Desa Pirikan Panca Arga, Kabupetan Magelang berdekatan dengan kompleks Lembah Tidar Akademi Militer. Kampus yang terdiri dari komplek akademis, asrama siswa, dan komplek perumahan pamong (guru) ini menempati lahan seluas 18,5 hektar yang merupakan sumbangan dari Akademi Militer. Selanjutnya, pada Mei 1990, SMA ini diresmikan langsung oleh Panglima Besar ABRI Jenderal TNI Try Sutrisno. Pada bulan dan tahun yang sama, diadakan seleksi terhadap calon pamong SMA Taruna Nusantara di Mabes ABRI Cilangkap.

Pada tahun ajaran 1990/1991, sekolah ini mulai menerima siswa baru Angkatan I yang berasal dari seluruh Indonesia melalui seleksi yang cukup ketat. Calon siswa yang dinyatakan diterima adalah bagi yang lulus tes akademik dengan nilai terbaik, kreativitas verbal, kesehatan, psikologi, postur tubur, dan wawancara. Dari ratusan siswa lulusan SMP dari seluruh Indonesia (saat itu masih 27 provinsi) yang mengikuti seleksi ini tercatat 281 siswa yang dinyatakan lulus dan selanjutnya dilantik sebagai siswa SMA TN Angkatan I pada tanggal 14 Juli 1990. Pada tahun 1993, dilaksanakan wisuda pertama dengan hasil 275 siswa yang lulus dengan indeks prestasi NEM tertinggi 62,82, NEM terendah 44,34, dan NEM rata-rata 53,94.

Selama 6 tahun pertama, SMA TN hanya menerima putra-putra terbaik Indonesia sebagai siswanya dengan kuota sekitar 245 orang setiap tahun. Namun, sejak tahun 1996, Lembaga LPTTN yang mengelola sekolah ini membuat kebijakan baru yaitu menerima siswi-siswi berprestasi lulusan SMP dari seluruh Indonesia sebanyak 70 orang. Untuk menampung siswi-siswi Angkatan I ini, area sekolah diperluas menjadi 23 hektar.

Sebagai sekolah yang baru dibangun, SMA TN pada mulanya masih menyandang status DIAKUI. Namun, setelah melalui tahap akreditasi yang berlaku, pada tanggal 2 Maret 1992 status sekolah swasta ini ditingkatkan menjadi DISAMAKAN berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Prof. Dr. Ing. Wardiman Djojonegoro. Sejalan dengan kebijakan pemerintah tentang wajib belajar 9 tahun, maka pada tahun pelajaran 1995/1996 nama SMA TN berubah menjadi SMU TN. Pada tahun 2004, nama sekolah berubah lagi menjadi SMA TN dengan mengikuti kebijakan perintah yang baru.

Dalam rangka mengembangkan kemampuan para siswa-siswi di bidang akademis, SMA TN menggunakan Kurikulum Depdiknas kendati kurikulum ini telah beberapa kali mengalami perubahan. Pada mulanya, Tahun Pelajaran 1990/1991 sampai dengan 1993/1994, SMA TN menggunakan Kurikulum SMA 1984, kemudian Tahun Pelajaran 1994/1995 hingga Tahun Pelajaran 2003/2004 menggunakan Kurikulum SMA 1994, dan Tahun Pelajaran 2004/2005 hingga Tahun Pelajaran 2005/2006 menggunakan Kurikulum SMA 2004. Hingga saat ini, kurikulum yang diterapkan di SMA TN adalah Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) dengan mengacu pada Permendiknas Nomor 24 Tahun 2006 tentang Pelaksanaan Standar Isi (SI) dan Standar Kempetensi Lulusan (SKL).

Sejak dicanangkan menjadi Sekolah Bertaraf Internasional (SBI) pada tahun 2006, hingga saat ini SMA TN terus berbenah diri dalam memantapkan langkah-langkah strategis untuk mencapai tujuan itu. Langkah-langkah yang telah dilakukan selama ini adalah menambah pamong lulusan S2 dan menerapkan metode pembelajaran dua bahasa pada mata pelajaran yang diujikan dalam ujian nasional. Dengan didukung oleh SDM yang memadai dan ditambah dengan fasilitas serta sarana sekolah yang lengkap, SMA TN ditergetkan menjadi SBI pada tahun 2012.

Sementara itu, untuk mencapai tujuan pendidikan sebagaimana yang diamanatkan oleh LPTTN, SMA TN juga menggunakan Kurikulum Khusus yang berisikan tiga wawasan atau biasa disebut “Tri Wawasan”, yaitu Kebangsaan, Kejuangan, dan Kebudayaan. Pertama, Wawasan Kebangsaan, yaitu menitipberatkan pada pembinaan berasrama penuh yang dikembangkan secara luas dan menjadi nafas kehidupan sehari-hari yang bermuara pada persatuan dan kesatuan bangsa. Kedua, Wawasan Kejuangan, yaitu menekankan pada pembinaan jiwa kejuangan yang tinggi terhadap tugas-tugas, tidak mudah putus asa, etos kerja keras, kedisiplinan, dan pengembangan prestasi. Untuk itu, para siswa SMA TN diberikan iklim kompetisi yang tinggi, tantangan-tantangan berupa tugas-tugas yang dapat menggali pengerahan potensi siswa baik di bidang akademis, kepribadian maupun jasmani, serta dapat merangsang pengembangan kreativitasnya.

Ketiga, Wawasan Kebudayaan, yaitu menciptakan masyarakat yang ber-Pancasila sebagai cerminan budaya dasar bangsa di dalam kehidupan kampus SMA TN. Hal ini tercermin dalam sistem pamong (guru) yang saling asah, asih, dan asuh yang bersendikan kekeluargaan dan kebersamaan. Selain itu, kepada siswa-siswa ditanamkan etika, tatakrama, dan tatakrama masyarakat, di samping juga ditanamkan pola hidup sederhana, saling membantu, dan kerjasama. Kesemua nilai-nilai dasar tersebut tercantum di dalam Kode Etik Kampus SMA TN yaitu “Tri Prasetya dan Kode Kehormatan Siswa”.

Sejak didirikan hingga saat ini, SMA TN Magelang telah meluluskan ribuan siswa-siswinya untuk melanjutkan pendidikan atau bekerja. Sejak Angkatan I sampai Angkatan XVII, alumni SMA TN yang masuk ke perguruan tinggi tersebar ke berbagai bidang, di antaranya perguruan tinggi kedinasan 7 persen, TNI/Polri 28 persen, universitas negeri 53 persen, universitas swasta 7 persen, dan universitas luar negeri 5 persen. Demikian pula alumni yang sudah bekerja juga bergelut di berbagai bidang seperti ada yang menjadi prajurit TNI, Anggota Kepolisian, PNS di berbagai depertemen, karyawan, pengusaha, peneliti, penulis buku, dan sebagainya.

Untuk mewadahi alumni SMA TN ini, didirikan pula sebuah organisasi alumni yang bernama Ikatan Alumni SMA Taruna Nusantara atau disingkat IKASTARA. Perkumpulan yang didirikan pada tahun 1994 ini diprakarsai oleh alumni SMA TN Angkatan I dengan salah satu tujuannya adalah memberikan semangat bagi para siswa dalam meraih prestasi, berbagi pengalaman dan tips dalam menentukan langkah setelah lulus, termasuk membantu mereka memilih jurusan yang sesuai dengan bakat dan minat mereka.

B. Keistimewaan

Penerapan kurikulum yang sepenuhnya menerapkan kurikulum nasional dengan didukung oleh peningkatan mutu kesiapan fisik, kematangan prilaku, kedisiplinan, dan seluruh kode etik yang dibangun dalam kehidupan sehari-hari para siswa adalah satu dari sekian banyak keunggulan yang dimiliki oleh SMA Taruna Nusantara Magelang. Para siswa senantiasa dididik menjadi calon kader pembangunan bangsa yang berkualitas di bidang akademik, kesamaptaan jasmani, dan kepribadian yang dilandasi oleh Tri Wawasan, sehingga mereka memiliki kesiapan dan kesigapan dalam menguasai dan menerapkan ilmu pengetahuan, serta kesiapan berkompentisi dalam berbagai ajang.

Di berbagai kompetisi, siswa-siswi SMA TN telah menunjukkan kualitasnya dengan meraih sejumlah prestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Prestasi di tingkat nasional di antaranya, Olimpiade Komputer (2003, 2004, 2006), Olimpiade Matematika (2002, 2003, 2004, 2006), Olimpiade Biologi (2000 s.d. 2006), Olimpiade Kimia (1997 s.d. 2003, 2006), Olimpiade Fisika (2000 s.d. 2006), Olimpiade Sains Propinsi Jawa Tengah (2010), dan Olimpiade Sains Nasional IX Medan (2010). Adapun prestasi di tingkat internasional yaitu antara lain, Olimpiade Matematika Asia (2002), Olimpiade Kimia (1997, 1998, 2005, 2009), Olimpiade Fisika (2000 s/d 2007), Olimpiade Biologi (2002, 2005, 2006), Olimpiade Komputer (2005, 2006), Olimpiade Astronomi (2008), Debat Bahasa Inggris (2002), KIR: Jerman (2005), Rusia (2006), Ukraina (2008), Olimpiade Kimia London (2009), Icys Polandia (2009), dan lain-lain. Selain itu, SMA TN juga pernah mengikuti pertukaran pelajar di Australia (2004) dan di Singapura (2008 s.d 2010).

Selain berbagai prestasi tersebut di atas, siswa-siswi SMA Taruna Nusantara juga memiliki tradisi prestasi akademik yang mengagumkan, yaitu hampir setiap tahun menorehkan angka kelulusan 100% dalam Ujian Nasional. Pada Ujian Nasional 2010, tradisi prestasi ini kembali diteruskan oleh para siswa kelas XII dengan nilai rata-rata mencapai 8,23 untuk Program IPA, dan 7,61 untuk Program IPS. Bahkan, terdapat 3 siswa yang berhasil memperoleh angka 10 yaitu masing-masing untuk Mata Pelajaran Bahasa Inggris, Matematika, dan Biologi.

Dengan segudang prestasi dan sebagai sebuah lembaga pendidikan kader, maka tidaklah salah jika SMA Taruna Nusantara ini menjadi rujukan pendidikan bagi generasi-generasi muda berpotensi dari seluruh Indonesia. Sementara itu, untuk menuju Sekolah Bertaraf Internasional (SBI), lembaga pendidikan yang mengelola sekolah ini telah menjalankan empat pilar pendidikan yang menjadi kesepakatan dunia, yaitu learning to be, learning to do, learning to know, and learning to live together. Melalui pilar pendidikan ini, SMA TN mampu melahirkan kader-kader yang memiliki jati diri yang kuat, terampil, dan senantiasa mendahulukan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi maupun golongan.

C. Lokasi

SMA Taruna Nusantara berlokasi di Jalan Raya Purworejo km 5, tepatnya di Desa Pirikan, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Indonesia.

D. Akses

Lokasi SMA TN dapat dicapai melalui tiga jalur yaitu:

  • Dari arah Yogyakarta:

Bagi pengunjung yang berangkat dari Yogyakarta, titik pemberhentian yang Anda tuju pertama adalah persimpangan Karoseri New Armada. Dari persimpangan tersebut, Anda lantas berbelok ke kiri menuju ke Jalan Sarwo Edy Wibowo hingga persimpangan Pakelan. Dari Pakelan, Anda bisa mengambil belok kiri menuju Jalan Raya Purworejo. Di kilometer lima, Anda dapat menemukan SMA TN di sisi kiri jalan.

  • Dari arah Semarang:

Jika pengunjung berangkat dari Semarang, pertama kali Anda memasuki Kota Magelang tetap mengambil arah lurus hingga Dari persimpangan tersebut, Anda lantas berbelok ke kiri menuju ke Jalan Sarwo Edy Wibowo hingga persimpangan Pakelan. Dari Pakelan, Anda bisa mengambil belok kiri menuju Jalan Raya Purworejo. Di kilometer lima, Anda dapat menemukan SMA TN di sisi kiri jalan.

  • Dari arah Purworejo:

Jika pengunjung berangkat dari Purworejo, ketika sampai di pertigaan Salaman, Anda bisa mengambil arah ke kiri melewati Tempuran, Pasar Mbabrik, pertigaan Tanjung belok. Dari pertigaan Tanjung Belok ini Anda mengambil arah kiri menuju Jalan Raya Purworejo, Di kilometer lima, Anda dapat menemukan SMA TN di sisi kanan jalan.

E. Tiket

Mengunjungi Kampus SMA Taruna Nusantara Magelang tidak dipungut biaya sepeser pun.

F. Akomodasi dan Fasilitas

Kampus SMA Taruna Nusantara Magelang dilengkapi dengan berbagai sarana dan prasarana pendukung untuk memudahkan operasional pendidikan, yaitu antara lain:

  1. Ruang kelas regular multimedia sebanyak 28 buah, di mana masing-masing kelas dilengkapi dengan komputer, LCD proyektor, spiker aktif, dan koneksi internet.
  2. Sebuah perpustakaan yang dilengkapi dengan 2 (dua) komputer untuk pelayanan siswa, 10 (sepuluh) komputer untuk penelusuran buku, 1 (satu komputer untuk kunjungan siswa, koneksi internet, dan hotspot.
  3. Sebuah ruang baca perpustakaan yang cukup luas dan dilengkapi dengan LCD proyektor, sound system, dan koneksi internet.
  4. Laboratorium Fisika 2 (dua) buah, dilengkapi dengan LCD proyektor, spiker aktif, dan koneksi internet.
  5. Sebuah Lab Astronomi.
  6. Laboratorium Kimia 2 (dua) buah, dilengkapi dengan LCD proyektor, spiker aktif, dan koneksi internet.
  7. Laboratorium Biologi 2 (dua) buah, dilengkapi dengan LCD proyektor, spiker aktif, dan koneksi internet.
  8. Sebuah Greenhouse dan ruang KIR, dilengkapi dengan koneksi internet.
  9. Laboratorium Bahasa Multimedia 2 (dua) buah, dilengkapi dengen 36 komputer 36 LCD Monitor, 1 LCD proyektor, sound system, dan koneksi internet
  10. Lab Bahasa Manual, dilengkapi dengan komputer Pentium IV 1Ghz, televisi monitor siswa 29”, Televisi monitor aster 14”, DVD player, dan room speaker
  11. Laboratorium Komputer 2 (dua) buah. Laboratorium Komputer 1 dilengkapi dengan 36 komputer, 36 LCD monitor, 1 LCD proyektor, dan koneksi internet. Sementara Laboratorium 2 dilengkapi dengan 36 komputer dan sebuah LCD proyektor
  12. Koneksi Internet 2 (dua) buah, yaitu 1. Telkom Astinet, Bandwith 1 Mbps dengan jaringan Fibre Optic, serta Indotech Medialing, Bandwith 768 Kbps dengan jaringan Wireless.
  13. Komputer Publik 2 (dua) buah yang terletak di Balairung Pancasila dan di Gedung Serba Guna.

Selain ditunjang oleh sarana-prasarana yang lengkap, SMA TN juga didukung oleh berbagai kegiatan-kegiatan kesiswaan yang dapat membantu meningkatkan prestasi dan kreativitas para siswa, yaitu antara lain:

  • Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) adalah organisasi induk siswa yang berfungsi untuk mempersiapkan siswanya dalam menerapkan sistem manajemen dan kepemimpinan. Selain itu, OSIS juga berfungsi dalam membantu para Pamong Pengajar Pengasuh dalam melaksanakan tugas-tugas kependidikan sekaligus membantu sekolah menjalankan roda kegiatan siswa. Organisasi siswa ini memiliki delapan seksi yang akan mengatur beberapa aspek yang berbeda dari kehidupan sehari-hari siswa, yaitu:
  • Seksi I Pembinaan Mental dan Spiritual
  • Seksi IIA Kehidupan Berbangsa dan Bernegara
  • Seksi IIB Pengembangan Nilai Budaya
  • Seksi IIIA Kemandirian dan Kewiraswastaan
  • Seksi IIIB Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
  • Seksi IIIC Pengembangan Jasmani
  • Seksi IVA Kepemimpinan dan Organisasi
  • Seksi IVB Kehidupan Berasrama
  • Perwakilan Kelas (PK), yaitu salah satu dari perangkat OSIS yang bertugas untuk menyampaikan dan menyalurkan semua aspirasi siswa, baik kepada pihak sekolah maupun terhadap pihak pengurus OSIS, dan bertugas mengawasi kerja OSIS baik yang bersifat rutinitas maupun yang bersifat insidental.
  • Tonpara atau peleton upacara, yaitu petugas yang bertanggungjawab khusus untuk mengatur tata upacara yang berlangsung di sekolah. Dalam perkembangannya Tonpara di SMA TN ini mempunyai keistimewaan dalam hal Tata Upacara Bendera dan Peraturan Baris Berbaris.
  • Patroli Keamanan Sekolah (PKS). Pada awalnya PKS dan Tonpara adalah satu dengan nama Tonti. Namun, dengan tujuan untuk mengadakan spesialisasi dan efektifitas dalam bertugas, maka Tonti dibagi menjadi dua, PKS dan Tonpara. PKS diberi tugas untuk menangani masalah yang berkaitan dengan keamanan sekolah SMU Taruna Nusantara, terutama menyangkut keamanan intern siswa di dalam kampus.
  • Pataka, yaitu salah satu peleton khusus yang bertugas sebagai pembawa Lambang SMA TN Satya Pataka Wira Negara. Nama Pataka diambil dari nama Lambang SMA Taruna Nusantara. Peleton ini sudah ada sejak angkatan pertama dan terdiri dari 11 orang setiap angkatannya. Dalam satu tahun, Pataka mempunyai 3 tugas utama dalam even besar, yaitu Prasetia Alumni, Pembukaan PDK, dan Penutupan PDK. Selain itu Pataka juga mempunyai tugas di luar even tersebut yaitu Kampanye dialog OSIS dan Malam Renungan Proklamasi Kemerdekaan.
  • Gita Bahana Nusantara Marching Band (GBNMB) dibentuk pada tanggal 10 April 1993 dengan Surat Keputusan Kepala Sekolah No: SKEP/-23/IV/SMA TN/1993. Para personilnya terdiri dari siswa kelas dua dan kelas satu. Kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh anggota GBNMB dikelompokkan menjadi dua yaitu ke dalam dan keluar. Kegiatan ke dalam yaitu sebagai korps musik di dalam upacara-upacara Tujuh Belasan, Pelantikan Siswa Baru, Prasetya Alumni, dan Penutupan Pendidikan Dasar Kedisiplinan. Sementara itu, kegiatan keluar yaitu tampil pada acara Parade Senja di Istana Negara Yogyakarta, sebagai pengiring dalam pawai pembangunan 17 Agustus di Kabupaten Magelang, menyemarakkan pergantian kepengurusan Marching Band di Akademi Militer, dan sebagai korps musik dalam upacara penurunan bendera 17 Agustus 2000.

Kegiatan ekstra kurikuler lain yang tersedia di SMA Taruna Nusantara yaitu antara lain: Karya Ilmiah Remaja (KIR), Bantara (Pramuka), Palang Merah Remaja (PMR), Paduan Suara (Padus), Teater Taruna Nusantara (Tetanus), Gendang Rampak, Tari dan Karawitan, Band, Tari Modern, Movie Editing. Di bidang olahraga misalnya, renang, tenis, bulutangkis, sepak bola, hockey, atletik, basket, tenis meja, voli, dan takraw. Di bidang bela diri, yaitu karate dan pencak silat.

Selain ekstra kurikuler di atas, dibentuk juga beberapa tim seperti:

  1. Tim Dekorasi (bertugas dalam dekorasi event-event besar)
  2. Tim Kaplog (bertugas mempersiapkan logistik dalam event-event besar)
  3. Tim Prasasti (bertugas menerbitkan majalah intern sekolah)
  4. Tim TN Progress (bertugas dalam broadcasting di radio intern sekolah)
  5. Tim Sound System (bertugas dalam mempersiapkan perlengkapan sound dalam event-event besar)
  6. Tim Kosinus (bertugas dalam pelyanan koperasi intern siswa)
  7. Tim Green Life (bertugas dalam pelestarian lingkungan hidup)
  8. Tim Mata Pelajaran (bertugas dalam mengembangkan pelajaran hingga tingkat mahir dan mempersiapkan siswa berprestasi mengikuti olimpiade). Tim ini terdiri dari 11 tim, masing-masing 8 tim olimpiade dan 3 tim bahasa, yaitu:

  • Tomat (Tim Olimpiade Matematika)
  • Elephyte (Electromen and Physics Team)
  • Cesium (Chemistry Squad with Incredible and Unbeatable Members)
  • BioHolic (Tim Olimpiade Biologi)
  • TNCC (Taruna Nusantara Computer Club)
  • Astro Gank (Tim Olimpiade Astronomi)
  • TNEC (Taruna Nusantara Economy Club)
  • Granity (Geology Taruna Nusantara Community)
  • Hiperbola (Himpunan Pecinta Sastra dan Bahasa Indonesia dengan Obsesi Piala)
  • TNESC (Taruna Nusantara English Speaking Club)
  • TNT (Taruna Nusantara Ni Hon Go Team


Teks: Samsuni
Foto: Koleksi Jogjatrip.com
(
Data primer dan berbagai sumber)



Dibaca : 14325 kali.

Jika Anda dari luar Yogyakarta, dan ingin mengunjungi tempat ini dengan jasa travel biro,
silakan hubungi:

Maharatu Tour and Travel

Jl. Gambiran No. 85 Yogyakarta 55161 - Indonesia.
Telp. 0274 8373005/ 0274 414233
Email : maharatu@maharatu.com - maharatu257@yahoo.com
Website : www.maharatu.com

Rating :
Jika Anda pernah mengujungi objek wisata ini, berikan rating dan komentar untuk menjadi perhatian Dinas Pariwisata atau pengelola obyek wisata setempat.





Obyek lainnya

OBYEK WISATA

  • Pengunjung Online

           Online: 1.194
     Hari ini: 5.529
     Kemarin : 6.159
     Minggu lalu : 45.593
     Bulan lalu : 262.979
     Total : 7.958.176
    Sejak 20 Mei 2010