English Version | Bahasa Indonesia
Daftar | Masuk Jumat, 15 Desember 2017

Pasar Tradisional Kenteng

Photo by Fajar Kliwon

Rating : 2.3 ( 3 pemilih )

PASAR TRADISIONAL KENTENG

Alamat : Desa Kembang, Kecamatan Nanggulan, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia.

Koordinat GPS : -7 44' 32.25", +110 12' 31.76"

Share




A. Selayang Pandang

Setiap Hari Wage yang merupakan salah satu hari dalam penanggalan Jawa, Pasar Kenteng yang berada di wilayah di Desa Kembang, Kecamatan Nanggulan, Kabupaten Kulon Progo itu riuh. Sejak pagi para pedagang yang berada di sekitar Desa Kembang mulai menggelar dagangannya. Begitu pula dengan para pembeli. Mereka berduyun-duyun datang ke pasar ini untuk berbelanja. Pasar Tradisional Kenteng menjadi tempat bergantung masyarakat Desa Kembang dan sekitarnya dalam mencukupi kebutuhan.

Seiring dengan perkembangan pola pikir dan tuntutan zaman modern, pasar tradisional pun, termasuk Pasar Kenteng, mulai membenahi dirinya. Kesan kumuh yang biasanya melekat atau dilekatkan pada pasar tradisional berangsur-angsur hilang seiring meningkatnya kebersihan pasar. Pembenahan pasar tradisional juga dilakukan melalui penambahan sarana dan prasarana, baik yang diperuntukkan bagi para pedagang maupun yang diperuntukkan bagi para pembeli. Hal ini menjadi wujud nyata pemerintah setempat untuk meningkatkan perekonomian masyarakat kecil.

Meski kemunculan supermarket dan mal di berbagai tempat mulai menggeser peran pasar tradisional, bukan berarti keberadaan pasar ini tergantikan. Ada sisi-sisi lain dari pasar tradisional yang tidak dimiliki supermarket dan mal. Begitu pula dengan keberadaan Pasar Kenteng. Peran pasar ini tetap tidak tergantikan meskipun di sekitarnya banyak pertokoan.

Ketidakmampuan supermarket maupun mal menggantikan peran pasar tradisional yakni dalam hal mencukupi barang kebutuhan pokok konsumen. Ada beberapa barang yang jarang, atau tidak mungkin, ditemukan di supermarket, contohnya peralatan pertanian dan hewan ternak. Hal ini membuat pasar tradisional masih cukup mampu bertahan di tengah maraknya perkembangan supermarket dan mal.

B. Keistimewaan

Secara umum pasar tradisional memiliki berbagai kelebihan bila dibandingkan dengan pasar modern. Begitu pula dengan Pasar Kenteng. Interaksi yang intensif antara penjual dan pembeli melalui tawar-menawar justru mempererat hubungan di antara mereka. Tambahan pula, biasanya penjual dan pembeli sudah saling mengenal terlebih dahulu, sehingga jalinan interaksi di antara mereka bertambah kuat. Kuatnya interaksi antara penjual dan pembeli inilah yang jarang ditemukan seperti supermarket atau mal.

Lebih jauh, interaksi antara penjual dan pembeli di Pasar Kenteng dapat meningkatkan hubungan sosial di antara mereka. Secara lebih luas hal ini akan meningkatkan relasi sosial di masyarakat. Keramahan para pedagang yang bukan sekadar basa-basi menjadi ciri khas pasar ini. Keramahan ini berakar dari tradisi kuno bahwa solidaritas masyarakat perdesaan lebih mengutamakan kerukunan. Suasana guyub yang dimiliki oleh masyarakat perdesaan itulah yang masih terpelihara di Pasar Kenteng. Guyub bagi masyarakat tradisional dimaknai sebagai rasa kekeluargaan satu sama lain. Meskipun rumah mereka saling berjauhan atau bahkan lain desa, ikatan persaudaraan di antara mereka sangat kuat.

Selain itu, pasar tradisional merupakan tempat di mana masyarakat kecil menggerakkan roda perekonomian mereka. Dengan modal yang mereka miliki, masyarakat golongan menengah ke bawah berusaha untuk bertahan. Sehingga, dengan semakin banyaknya pasar tradisional, maka pembangunan ekonomi masyarakat kecil akan semakin nyata.

Pasar Kenteng mempunyai 23 los dengan jumlah kios sebanyak 24 buah. Para pedagang yang menempati kios-kios di Pasar kenteng umumnya adalah masyarakat perdesaan yang berada di wilayah Kembang dan sekitarnya. Para pedagang di pasar ini menawarkan berbagai barang, di antaranya adalah beras, pakaian, sayur-mayur, peralatan pertanian, buah-buahan, dan sebagainya. Di Pasar Kenteng juga terdapat pandai besi yang membuat sabit, parang, cangkul, dan peralatan dari besi lainnya. Bahkan, di pasar itu juga ada pasar hewan, walaupun tidak terlalu besar. Beberapa hewan ternak ditawarkan di sana, yaitu kambing dan bermacam jenis unggas.

C. Lokasi

Secara administratif Pasar Kenteng berada di wilayah Desa Kembang, Kecamatan Nanggulan, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia.

D. Akses

Untuk dapat sampai di pasar ini Anda dapat menggunakan sarana transportasi umum dan kendaraan pribadi. Jalan untuk menuju lokasi pasar pun sudah dalam kondisi baik. Kendaraan umum yang dapat Anda gunakan menuju ke Pasar kenteng, yakni dari Yogyakarta Anda dapat naik bus jurusan Yogyakarta-Kenteng di Terminal Giwangan, turun di Terminal Kenteng. Dari Terminal Kenteng Anda dapat berjalan kaki ke arah barat sekitar 300 meter. Ongkos bus Yogyakarta-Kenteng kurang lebih Rp 8.000,00.

E. Harga Tiket

Tidak ada biaya tiket masuk bagi Anda yang ingin berkunjung ke Pasar Kenteng. Biaya parkir sebesar Rp 1.000,00 untuk motor dan Rp 2.000,00 untuk mobil.

F. Akomodasi dan Fasilitas Lainnya

Pasar Kenteng memiliki berbagai fasilitas yang dapat dimanfaatkan para pedagang dan pengunjung yang melakukan aktivitas di pasar tersebut. Fasilitas pasar ini, los dan kios untuk para pedagang serta lahan parkir untuk motor dan mobil. Di sekitar pasar terdapat beberapa warung makan, terminal jurusan Kenteng-Yogyakarta, dan fasilitas umum lainnya.


Teks: Mujibur Rohman
Foto: Koleksi Jogjatrip.com
(Data primer dan berbagai sumber)


Dibaca : 7589 kali.


Rating :
Jika Anda pernah mengujungi objek wisata ini, berikan rating dan komentar untuk menjadi perhatian Dinas Pariwisata atau pengelola obyek wisata setempat.





Obyek lainnya