English Version | Bahasa Indonesia
Daftar | Masuk Sabtu, 23 Juni 2018

Sate Kelinci Kaliurang

Sate Kelinci Kaliurang - Photo by Aris Arif Mundayat

Rating : 5 ( 1 pemilih )

SATE KELINCI KALIURANG

Alamat :

Koordinat GPS :

Share




A. Selayang Pandang

Berburu makanan enak di Yogyakarta memang tak akan pernah ada habisnya. Bahkan semakin hari terus bertambah saja tempat-tempat makan di penjuru kota yang menawarkan berbagai menu khas. Salah satunya adalah Sate Kelinci Kaliurang. Meski para penikmat makanan sate dapat menemukan sate kelinci di berbagai kawasan di luar Yogyakarta, namun Sate Kelinci Kaliurang ini memiliki ciri khas tersendiri. Anda akan menikmati sate kelinci ini dalam suasana yang berudara dingin.

Selama ini, sate kelinci oleh sebagian penikmatnya baru bisa didapat di daerah-daerah berudara dingin atau pegunungan, seperti Malang maupun Pandaan. Seiring mewabahnya informasi kuliner di masyarakat, kini sate kelinci pun bisa Anda dapatkan di Kaliurang yang terkenal dengan udaranya yang sejuk.

Gurih dan kelezatan sate kelinci dengan bumbunya sepintas memang tidak ada bedanya dengan sate lainnya (sate ayam maupun sate kambing). Hanya saja citarasa dan tekstur gading kelinci bisa jadi pembedanya. Rasa daging kelinci unsur gurihnya tidak begitu tajam sebagaimana ayam, namun teksturnya lembut dan tidak sekeras daging kambing.

Daging sate kelinci biasanya diambil dari kelinci siap potong yang berusia antara 4-6 bulan. Dipilihnya kelinci seusia itu karena rasa dagingnya empuk dan manis. Biasanya dari satu kelinci yang gemuk dapat diperoleh 60-90 tusuk sate. Sementara sisanya yang berupa potongan daging dan tulang-tulang biasanya dijadikan bahan gulai.

Dalam penyajiannya, sate kelinci tak ubahnya sate lainnya. Bumbunya pun sama yaitu terdiri atas bumbu kacang bercampur irisan bawang dan kecap manis ditambah perasan jeruk nipis. Di Kaliurang, sate kelinci bisasanya dipadukan dengan nasi hangat dan segelas minuman khas Kaliurang, yakni bandrek. Selain itu, tak jarang para penikmat Sate Kelinci Kaliurang juga menyandingkan dengan jadah tempe yang juga merupakan penganan khas Kaliurang.

B. Keistimewaan

Selain dagingnya yang digemari orang sebagai bahan sate atau gulai, ternyata daging kelinci juga cukup mujarab sebagai obat asma. Khasiat ini sudah dibuktikan secara ilmiah oleh mahasiswa Universitas Brawijaya (Unibraw) Malang. Bahkan berkat keberhasilannya menemukan obat asma itu, mereka dinobatkan sebagai juara nasional dalam lomba karya ilmiah tingkat nasional bidang IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) yang digelar di Solo beberapa waktu lalu.

Menurut hasil penelitian tersebut, mengonsumsi daging kelinci juga dapat menyembuhkan radang tenggorokan (esopagus). Daging kelinci mengandung senyawa kitotefin dan zat-zat lain seperti asam lemak omega tiga dan omega sembilan yang bisa menyembuhkan penyakit asma. Selain itu, daging kelinci juga mampu menstabilkan membran sel mastosit.

Daging kelinci itu bisa merangsang terbentuknya antibodi yang melekat pada sel matrosit pada tubuh. Saat penyakit asma muncul, yang sebenarnya terjadi adalah pecah membran sel pernafasan sehingga membuat otot-otot polos saluran napas berkontraksi. Akibatnya, saluran napas menyempit sehingga terjadi asma.

Oleh karena itulah, membran sel yang distabilkan daging kelinci itu bisa mencegah penyakit asma jika dimakan secara rutin. Hanya saja, dalam pengolahan daging kelinci sebagai obat, perlu mendapatkan perhatian. Kalau tidak, kadar kitotefinnya bisa hilang. Oleh sebab itu, dianjurkan dalam proses pemasakan sate kelinci, daging kelinci jangan terlalu panas di bakar untuk menjaga kitotefin itu agar tetap baik. Suhu yang baik dalam pengolahan sate kelinci sebisa mungkin jangan sampai melebihi 150 derajat celcius.

C. Lokasi

Untuk menikmati Sate Kelinci Kaliurang, Anda bisa mengunjungi warung, rumah makan maupun restoran yang ada di Kawasan Wisata Kaliurang, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Anda, terutama dapat menjumpainya di deretan rumah makan sate kelinci yang terletak di Kawasan Wisata Telogo Putri Kaliurang.

D. Harga

Seporsi Sate Kelinci Kaliurang yang berisi 10 tusuk dihargai rata-rata Rp. 9.000,00. Sedangkan bagi Anda yang berminat menyandingkan sate kelinci dengan minuman khas Kaliurang, wedang bandrek dihargai Rp. 4.000,00.


Teks: Adi Tri Pramono
Foto: Koleksi Jogjatrip.com
(Data primer dan berbagai sumber)


Dibaca : 10345 kali.


Rating :
Jika Anda pernah mengujungi objek wisata ini, berikan rating dan komentar untuk menjadi perhatian Dinas Pariwisata atau pengelola obyek wisata setempat.





Obyek lainnya

OBYEK WISATA

  • Pengunjung Online

           Online: 3.064
     Hari ini: 18.109
     Kemarin : 16.284
     Minggu lalu : 98.573
     Bulan lalu : 212.641
     Total : 14.241.953
    Sejak 20 Mei 2010