English Version | Bahasa Indonesia
Daftar | Masuk Selasa, 19 Juni 2018

Peyek Undur-Undur

Peyek Undur-Undur - Photo by Fajar Kliwon

Rating : 1 ( 1 pemilih )

PEYEK UNDUR-UNDUR

Alamat : Pantai Glagah, Temon, Yogyakarta, Indonesia

Koordinat GPS : -7.914605,110.078194

Share




A. Selayang Pandang

Kabupaten Kulonprogo Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tidak terlalu banyak memiliki makanan khas, namun salah satu wisata kuliner yang satu ini berpeluang untuk dikembangkan khususnya di kawasan pesisir pantai. Peyek Undur-undur Laut namanya. Penganan yang satu ini masih sangat jarang ditemui karena hanya ada di sekitar Pantai Glagah.

Peyek Undur-undur Laut masih asing dan belum banyak yang mengetahui makanan khas Pantai Glagah yang satu ini. Dari namanya, kita sudah mengetahui bahwa bahan utama peyek ini adalah undur-undur laut. Undur-undur laut ini, berasal Pantai Glagah Kulonprogo yang kemudian dijual nelayan dengan harga Rp 6.000,00 per kilogram.

Undur-undur laut adalah binatang jenis udang-udangan yang termasuk kelas hexapoda dengan tubuh sebesar ibu jari. Binatang ini mempunyai kulit punggung yang agak keras seperti kepiting. Daging binatang ini gurih, sedikit kenyal, dan putih kemerahan seperti daging udang atau kepiting.

Peyek Undur-undur Laut dibuat dari beberapa bahan, seperti tepung beras, tepung kanji, kuah santan, bawang putih, kemiri, ketumbar, garam, kencur dan daun jeruk. Pemakaian daun jeruk sebagai penghilang bau amis pada undur-undur. Undur-undur laut yang juga biasa disebut yutuk ini setelah dicuci bersih kemudian direbus hingga masak. Setelah itu, ditiriskan dan dicampur dengan adonan tepung yang diberi bumbu, kemudian digoreng sampai kering. Jika sudah matang, Peyek Undur-undur pun siap dihidangkan di piring atau dikemas dalam plastik.

B. Keistimewaan

Selain digoreng dijadikan peyek, undur-undur laut yang menyerupai kulit melinjo ini, juga bisa digoreng begitu saja tanpa adonan tepung, jadi bisa digoreng lepas seperti kacang mete ataupun kacang tanah. Makanan khas pesisir pantai ini berkhasiat menjaga kesehatan, menurunkan gula darah sekaligus mampu mengobati beberapa penyakit seperti diabetes meilitus dan stroke . Dengan adanya kandungan asam lemak omega 3 yang dimiliki undur-undur laut diyakini dapat menaikkan kadar insulin dalam tubuh sehingga dapat menurunkan kadar gula bagi penderita penyakit diabetes. Kalau bicara soal rasa, dijamin rasanya gurih, renyah, dan tentu saja enak. Anda penasaran ingin menikmati penganan yang satu ini? Bergegaslah ke Pantai Glagah Kulonprogo

Keistimewaan lain undur-undur juga ditunjukkan dari berbagai hasil penelitian menunjukkan, bahwa undur-undur laut juga mengandung lemak total yang cukup tinggi, yakni berkisar antara 17,22-21,56 persen. Kandungan asam lemak omega 3 total (EPA dan DHA) juga cukup tinggi, berkisar antara 7,75-14,48 persen dibandingkan dengan beberapa jenis crustacea lain seperti udang, lobster, dan beberapa jenis kepiting. Sedangkan kandungan EPA (6,41-8,43 persen) lebih tinggi dibandingkan dengan kandungan DHA-nya (1,34 - 6,57 persen).

C. Lokasi

Saat ini, Peyek Undur-undur hanya dapat dijumpai di kawasan pesisir pantai seperti Pantai Glagah Kulonprogo, Pantai Parangkusumo dan Pantai Parangtritis Bantul. Peyek Undur-undur ini biasanya dijajakan ibu-ibu yang berjualan di sepanjang ketiga pantai tersebut.

D. Akses

Jika Anda melakukan liburan di kawasan Pantai Glagah, Anda akan menemukan beberapa penjual Peyek Undur-undur di sepanjang pantai. Untuk bisa mencapai lokasi ini tidaklah terlalu sulit. Jalan-jalan yang dilalui pun cenderung datar dan tak banyak tanjakan sehingga Anda bisa menempuhnya sambil bersantai. Lintasan menuju kota Purworejo itu juga menghubungkan Pantai Glagah dengan pantai-pantai lain di Kabupaten Kulonprogo.

E. Harga

Di Kawasan Pantai Glagah Kulonprogo, Peyek Undur-undur yang sudah matang ini dikemas dalam plastik dan dijual dengan seharga Rp. 5.000,00 per bungkus. Satu bungkusnya berisi lima peyek. Satu peyek berisi lima undur-undur.


Teks: Andreas Eko Wahyu S.
Foto: Koleksi Jogjatrip.com
(Data primer dan berbagai sumber)


Dibaca : 11706 kali.


Rating :
Jika Anda pernah mengujungi objek wisata ini, berikan rating dan komentar untuk menjadi perhatian Dinas Pariwisata atau pengelola obyek wisata setempat.





Obyek lainnya

OBYEK WISATA

  • Pengunjung Online

           Online: 1.587
     Hari ini: 6.437
     Kemarin : 10.753
     Minggu lalu : 103.084
     Bulan lalu : 212.641
     Total : 14.167.212
    Sejak 20 Mei 2010