English Version | Bahasa Indonesia
Daftar | Masuk Kamis, 24 April 2014

Institut Seni Indonesia

Institut Seni Indonesia

Rating : 2.3 ( 9 pemilih )

INSTITUT SENI INDONESIA

Alamat : Panggungharjo, Sewon, Bantul, Yogyakarta

Koordinat GPS : -7 48' 22.47", +110 21' 16.89"

Share



A. Selayang Pandang

Institut Seni Indonesia Yogyakarta atau yang lebih dikenal dengan ISI Jogja adalah sebuah lembaga pendidikan tinggi seni negeri yang berstatus perguruan tinggi penuh. ISI menyelenggarakan pendidikan sampai ke jenjang tertinggi dan merupakan perguruan tinggi seni terbesar dan terbaik di Indonesia.

ISI Yogyakarta merupakan salah satu dari empat perguruan tinggi negeri yang berada di Yogyakarta, selain Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), dan Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga. Keberadaan ISI juga dikelilingi kurang lebih 59 perguruan tinggi swasta yang berada di bawah Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah V Daerah Istimewa Yogyakarta.

Sebagai kota budaya dan sekaligus kota pelajar, Yogyakarta memiliki Taman Budaya, Sekolah Menengah Kejuruan Kesenian, Pusat Pengembangan dan Penataran Guru (PPPG) Kesenian, serta sanggar-sanggar seni yang tersebar di seluruh wilayah DIY, dengan demikian keberadaan ISI Yogyakarta, tidak saja memperoleh manfaat dari lingkungan seni budaya yang subur, namun juga dapat lebih berperan serta dalam membina dan mengembangkan kehidupan seni di Indonesia.

Pendirian ISI Yogyakarta merupakan gabungan dari beberapa sekolah tinggi dan akademi seni yang semula dikelola oleh Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Komponen sekolah tinggi dan akademisi tersebut antara lain:

  • Sekolah Tinggi Seni Rupa Indonesia (ASRI) adalah komponen ISI yang tertua. ASRI telah ada sejak awal tahun 1950 sebagai hasil usaha para seniman yang pada waktu itu berkumpul di Yogyakarta. Indonesia memiliki tradisi seni yang tinggi akan mampu memelihara dan mengembangkan kemapuannya. Maka lahirlah Akademi Seni Rupa Indonesia (ASRI) yang bermula dari status akademi, dan baru pada tahun 1968 memperolah bentuknya sebagai sekolah tinggi yang memberinya kewenangan untuk membuka tingkat sarjana.
  • Akademi Musik Indonesia (AMI) adalah komponen yang lain. AMI lahir pada tahun 1961 berkembang dari Sekolah Musik Indonesia (SMIND) yang berdiri pada tahun 1952.
  • Akademi Seni Tari Indonesia (ASTI) lahir pada tahun 1963. ASTI merupakan kelanjutan dari Konservatori Tari Indonesia (KONRI) yang lahir pada tahun 1961.

Sama halnya dengan ASRI, berdirinya AMI dan ASTI adalah juga karena dorongan kuat dari para pecinta seni budaya Indonesia untuk mengembangkan apa yang dimilikinya. Walaupun jauh sebelum itu pendidikan seni secara tradisional sudah ada, tetapi untuk meningkatkan, baik secara vertikal maupun horisontal, diperlukan lembaga-lembaga pendidikan seni yang formal dan moderen.

Pada awal tahun 1973, sidang antara para pimpinan STSRI/ASRI, AMI, ASTI dan beberapa akademi kesenian yang lainnya dengan para pejabat dari Departeman Pedidikan dan Kebudayaan, sepakat untuk membentuk suatu lembaga pendidikan tinggi seni yang lebih luas cakupannya dan lebih besar kewenangannya baik di bidang seni maupun dari segi ketentuan-ketentuan pendidikan tinggi.

Dengan kesepakatan tersebut, berdirilah ISI Yogyakarta melalui Keputusan Presiden RI No: 39/1984 tanggal 30 Mei 1984. Kemudian diresmikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Prof. Dr. Nugroho Notosusanto, pada tanggal 23 Juli 1984.

B. Keistimewaan

Walaupun usia ISI Yogyakarta sebagai institut masih muda, namun perguruan-perguruan yang merupakan komponen pembetukannya sudah lama ada dan telah banyak menghasilkan seniman-seniman yang kini tersebar di masyarakat dalam berbagai fungsi dan keahlian.

Program S1 ISI Yogyakarta membuka berbagai cabang studi seni yang terbagi dalam fakultas: yakni Fakultas Seni Rupa, Fakultas Seni Pertunjukan dan Fakultas Seni Media Rekam. Keseluruhannya terdiri dari 11 jurusan, dan 2 program S2 dan S3, yakni sebagai berikut:

1. FSP (FAKULTAS SENI PERTUNJUKAN)

Fakultas Seni Pertunjukan terdiri dari beberapa Jurusan dan Program Studi

  1. Jurusan Tari. Jurusan ini memiliki Program Studi S1 Seni Tari. Kompetensi Penciptaan dan Pengkajian Seni Tari.
  2. Jurusan Karawitan. Jurusan ini membuka Program Studi S1 Seni Karawitan Kompetensi Penciptaan, Penyajian, dan Pengkajian Seni Karawitan.
  3. Jurusan Musik. Dalam jurusan ini terdapat Program Studi S1 Seni Musik Kompetensi Penciptaan (Komposisi Musik), Penyajian (Musik Pertunjukan dan Pop-Jazz), dan Pengkajian Seni Musik (Musikologi dan Musik Pendidikan).
  4. Jurusan Teater. Jurusan ini membuka Program Studi S1 Seni Teater Kompetensi Penciptaan (Penyutradaraan, Penataan Artistik, Penulisan Naskah, Pemeranan) dan Pengkajian Seni Teater (Dramaturgi).
  5. Jurusan Etnomusikologi. Program Studi S1 yang ditawarkan jurusan ini adalah Etnomusikologi Kompetensi Penciptaan dan Pengkajian Musik Etnis.
  6. Jurusan Pedalangan. Jurusan ini membuka Program Studi S1 Seni Pedalangan Kompetensi Penciptaan dan Pengkajian Seni Pedalangan.

2. FSR (FAKULTAS SENI RUPA

Fakultas Seni Rupa terdiri dari beberapa Jurusan dan Program Studi, antara lain:

  1. Jurusan Seni Murni. Program Studi S1 yang dibuka jurusan ini adalah Seni Rupa Murni Kompetensi Penciptaan dan Pengkajian Seni Rupa Murni (Seni Lukis, Seni Patung, dan Seni Grafis).
  2. Jurusan Kriya, Program Studi S1 yang dibuka jurusan ini adalah Kriya Seni. Kompetensi Penciptaan dan Pengkajian Kriya Seni (Kriya Kayu, Kriya Logam, Kriya Tekstil, Kriya Kulit, dan Kriya Keramik).
  3. Jurusan Disain. Jurusan ini membuka Program Studi Desain Interior Kompetensi Penciptaan dan Pengkajian Desain Interior, serta Desain Komunikasi Visual Kompetensi Penciptaan dan Pengkajian Desain Komunikasi Visual.

3. FSMR (FAKULTAS SENI MEDIA REKAM)

Fakultas Seni Media Rekam terdiri dari beberapa Jurusan dan Program Studi, yakni:

  1. Jurusan Fotografi. Jurusan ini membuka Program Studi S1 Fotografi. Kompetensi Penciptaan dan Pengkajian Fotografi.
  2. Jurusan Televisi. Jurusan ini membuka Program Studi S1 Televisi. Kompetensi Penciptaan dan Pengkajian Televisi.

4.PPS (PROGRAM PASCASARJANA)

Program Pascasarjana ISI Yogyakarta terdiri dari beberapa Program Studi dan Minat Studi, antara lain:

  1. Program Studi S-2 (Magister) Penciptaan Seni dan Pengkajian Seni. Program Studi ini terbagi menjadi beberapa Minat Studi, yakni Minat Studi Penciptaan Seni, dengan Minat Utama Seni Pertujukan/Seni Rupa/Seni Media Rekam serta Minat Studi Pengkajian Seni, dengan Minat Utama Seni Pertujukan/Seni Rupa/Seni Media Rekam.
  2. Program Studi S-3 (Doktor) Penciptaan Seni dan Pengkajian Seni. Program Doktoral ini membuka beberapa Minat Studi, yakni Minat Studi Penciptaan Seni, dengan Minat Utama Seni Pertujukan/Seni Rupa/Seni Media Rekam, serta Minat Sudi Pengkajian Seni, dengan Minat Utama Seni Pertujukan/Seni Rupa/Seni Media Rekam.

Kampus ISI Yogyakarta berada di atas tanah seluas 18 hektar yang berada di lingkungan pedesaan yang masih hijau, asri dengan udara yang masih segar. Selain itu, letak ISI Yogyakarta berada pada poros imaginer yaitu Gunung Merapi, Tugu Yogyakarta, Jalan Malioboro, Kraton Kasultanan Yogyakarta, Krapyak, ISI Yogyakarta dan Pantai Parangtritis. Tak pelak, lingkungan ISI Yogyakarta berada pada lingkungan budaya yang sangat menguntungkan.

C. Lokasi

Kampus ISI Yogyakarta berlokasi di Panggungharjo, Sewon, Bantul, Yogyakarta.

D. Akses

Kampus ISI Yogyakarta dapat dicapai pengunjung dengan berbagai moda transportasi darat, baik umum maupun pribadi. Letaknya yang strategis yakni di Jalan Parangtritis, menjadikan akses menuju kampus ini bisa disejalankan apabila pengunjung hendak mengunjungi Pantai Parangtritis. Dari pusat kota, pengunjung dapat langsung menuju Jalan Parangtritis, dan terus menyusuri hingga sekitar 6,5 km. Rute ini bisa dicapai dengan angkutan umum jurusan Yogyakarta-Parangtritis.

E. Harga Tiket

Pengunjung tidak perlu membayar tiket masuk apapun untuk dapat berkunjung ke ISI Yogyakarta

F. Akomodasi dan Fasilitas Lainnya

ISI Yogyakarta memiliki beberapa fasilitas dan akomodasi penunjang untuk para civitas akademika maupun kalangan umum. Fasilitas dan akomodasi tersebut antara lain:

  1. Gedung administrasi induk sebagai pusat kegiatan administrasi umum, akademik, lembaga-lembaga dan student center.
  2. Di Fakultas Seni Pertunjukan, terdapat 7 unit gedung, meliputi Gedung Dekanat 2 lantai, Jurusan Tari 4 lantai, Jurusan Teater 4 lantai, Jurusan Musik 4 lantai, Jurusan Etnomusikologi 2 lantai, Jurusan Pedalangan 2 lantai, Jurusan Karawitan 2 lantai. Masing-masing gedung jurusan memiliki ruang-ruang kuliah, studio serta peralatan pendidikan yang sesuai dengan tiap jurusan.
  3. Fakultas Seni Rupa memiliki 4 unit gedung, meliputi Gedung Dekanat, Jurusan Seni Murni, Jurusan Kriya dan gedung Jurusan Desain. Masing-masing gedung terdiri dari ruang kuliah, studio dan kantor administratif. Keseluruhan ruang kuliah di Fakultas Seni Rupa berjumlah 21, 61 ruang studio beserta peralatannya meliputi ruang studio Tugas Akhir, Seni Lukis, Seni Patung, Seni Grafis, Desain Interior, Desain Komunikasi Visual, Kriya Kayu, Kriya Logam, Kriya Kulit, Kriya Tekstil, Kriya Keramik, Ruang Komputer, Fotografi, Intaglio, Screen, Ttah batu, Cukil Kayu, Gambar Model, Seni Lukis Potret, Nirmana, Sketsa, Pewarnaan, Glasir, Pengolahan Tanah Liat, Las, Cor, dan Tenun. Selain itu, terdapat juga 9 ruang sidang atau seminar dan 10 ruang dosen. Fakultas Seni Media Rekam memiliki ruang administratif, ruang dosen, ruang kuliah teori, ruang kuliah audio visual, ruang studio fotografi, ruang gelap/kamar gelap, studio komputer, studio editing. Masing-masing ruang diperlengkapi dengan peralatan canggih sesuai dengan perkembangan jaman.
  4. Perpustakaan dan Galeri. Saat ini Perpustakaan ISI Yogyakarta memiliki koleksi buku tidak kurang 125.377 buku, yang meliputi 40.549 judul. Sejak tahun 1988 UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta ditunjuk oleh Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi sebagai Pusat Layanan Disiplin Ilmu (Pusyandi) bidang Seni dan Budaya dan berperan sebagai sumber utama dalam pelayanan penelusuran informasi dan dokumentasi bagi seluruh sistem layanan bibliografi di lingkungan perpustakaan perguruan tinggi seni.
  5. Masjid Al-Muhtar. ISI Yogyakarta juga memeliiki masjid kampus untuk menampung kegiatan-kegiatan dan peribadatan umat islam di lingkungan kampus.
  6. Fasilitas Olah Raga. ISI Yogyakarta, didukung oleh dua lapangan sepak bola, bola basket, bola voli, bulutangkis, tenis meja; sebagai fasilitas untuk mendukung klub-klub olah raga yang ada dan aktif hampir setiap hari.


Teks: Adi Tri Pramono
Foto: Koleksi Jogjatrip.com
(Data primer dan berbagai sumber)



Dibaca : 9694 kali.

Jika Anda dari luar Yogyakarta, dan ingin mengunjungi tempat ini dengan jasa travel biro,
silakan hubungi:

Maharatu Tour and Travel

Jl. Gambiran No. 85 Yogyakarta 55161 - Indonesia.
Telp. 0274 8373005/ 0274 414233
Email : maharatu@maharatu.com - maharatu257@yahoo.com
Website : www.maharatu.com

Rating :
Jika Anda pernah mengujungi objek wisata ini, berikan rating dan komentar untuk menjadi perhatian Dinas Pariwisata atau pengelola obyek wisata setempat.





Obyek lainnya

OBYEK WISATA

  • Pengunjung Online

           Online: 811
     Hari ini: 2.151
     Kemarin : 8.900
     Minggu lalu : 61.298
     Bulan lalu : 261.206
     Total : 6.777.204
    Sejak 20 Mei 2010