English Version | Bahasa Indonesia
Daftar | Masuk Rabu, 20 Agustus 2014

Pasar Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta (PASTY)

Pintu Gerbang Pasar Satwa dan Tanaman Hias (Photo by Adi Tri Pramono)

Rating : 2.5 ( 34 pemilih )

PASAR SATWA DAN TANAMAN HIAS YOGYAKARTA (PASTY)

Alamat : Dongkelan Jl. Bantul, Dongkelan Yogyakarta, Kel. Suryodiningratan, Kec. Minggir Yogyakarta

Koordinat GPS : -7 49' 35.75", +110 21' 17.24"

Share



A. Selayang Pandang

Berdasarkan tradisi yang berlaku di masa lampau, seorang pria Jawa akan disebut ksatria yang paripurna jika dia telah memiliki 5 hal utama dalam hidupnya, yakni wisma (rumah), wanita (istri), turangga (kuda), curiga (keris atau senjata), dan kukila (burung peliharaan). Atas dasar itulah mengapa burung peliharaan menjadi sesuatu yang penting bagi masyarakat Jawa. Memelihara burung tidak hanya menjadi klangenan (hobi) semata, melainkan sebuah prestise tersendiri yang menunjukkan kelas sosial dalam masyarakat.

Tradisi memelihara burung bersuara merdu dan burung yang memiliki daya jual tinggi tentu saja mendorong keberadaan pasar burung. Di Yogyakarta sendiri ada satu pasar burung yang sangat legendaris dan sudah terkenal hingga mancanegara, pasar burung tersebut biasa dikenal dengan nama Pasar Ngasem. Sejauh ini ada dua versi sejarah mengenai awal mula Pasar Ngasem. Versi pertama menyebutkan bahwa Pasar Ngasem mulai berkembang menjelang tahun 1960. Tepatnya sejak pedagang burung dari Pasar Beringharjo dipindahkan ke Ngasem. Sedangkan versi kedua menyebutkan bahwa Pasar Burung Ngasem sudah ada sejak dua abad yang lalu. Hal ini diperkuat dengan adanya foto tahun 1809 berjudul “Djogdja Tempo Doeloe” yang memperlihatkan kegiatan perdagangan burung di Ngasem.

Terlepas dari kebenaran sejarah yang telah disebutkan di atas, Pasar Burung Ngasem memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat Yogyakarta. Pasar ini menjadi salah satu landmark Kota Yogyakarta dan keberadaanya telah melegenda. Selama berpuluh-puluh tahun pedagang melakukan aktivitas jual-beli di kawasan jeron beteng tersebut. Namun seiring upaya penataan Kota Yogyakarkarta, Pemerintah Kota Yogyakarta merelokasi semua penjual hewan di Pasar Burung Ngasem ke Bursa Argo Jogja (BAJ). Pada tanggal 22 Maret 2010, boyongan pedagang yang dikonsep dalam bentuk kirab budaya pun dilakukan. Semua pedangang hewan yang ada di Ngasem dipindahkan ke BAJ Dongkelan.

Tempat yang dulunya hanya merupakan bursa tanaman hias, kini akhirnya bertambah dengan pedagang burung, dan berganti nama menjadi Pasar Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta (PASTY). Pasar burung dan tanaman hias yang dikonsep taman inijuga dicanangkan sebagai salah satu obyek wisata minat khusus di Yogyakarta. Pasar yang terletak di Jalan Bantul Km 1 Dongkelan ini memiliki luas tanah 15.605 meter persegi dengan luas bangunan 5.500 meter persegi. PASTY juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung yang memadai seperti taman, tempat ibadah, toilet umum, food court, play ground area, dan arena burung berkicau.

B. Keistimewaan

Kicauan ratusan burung sudah riuh terdengar sejak Anda menjejakkan kaki di gerbang depan PASTY. Berbeda jauh dengan kondisi Pasar Ngasem yang kumuh, becek, dan gelap, di PASTY pemandangan itu tidak nampak lagi. Pasar yang luas ini terbagi menjadi dua bagian yang dipisahkan oleh Jalan Bantul. Di sebelah barat jalan merupakan kompleks pedagang tanaman hias, sedangkan di timur jalan merupakan kompleks pedagang burung dan hewan-hewan peliharaan lainnya.

Suasana di PASTY cukup nyaman, bersih, terang dan lapang. Kios-kios pedagang tertata dengan rapi dan terbagi menjadi beberapa komplek sesuai dengan jenis dagangannya. Jalan pemisah antar komplek kios cukup lebar sehingga pengunjung tidak perlu berdesak-desakan. Bahkan, sepeda pun bisa melintas dengan nyaman di jalan ini. Oleh karena itu, setiap hari minggu akan tampak pemandangan orang-orang bersepeda di kompleks PASTY.

Berbagai jenis burung dapat Anda temukan di PASTY, mulai dari burung gereja hingga burung beo, dan burung nuri. Tak hanya burung, berbagai unggas dan hewan peliharaan lainnya seperti hamster, kelinci, ikan, anjing, hingga tokek, dan ular pun tersedia. Semuanya disimpan dalam kandang maupun sangkar yang berwarna-warni. Tak heran, ada banyak orang tua yang mengajak anak-anaknya untuk mengunjungi tempat ini. Beberapa di antara mereka memang berniat ingin membeli satwa, namun ada juga yang hanya ingin mengenalkan jenis hewan kepada anak-anak.

Di PASTY Anda juga dapat menikmati berbagai pertunjukan yang sering digelar oleh para penjual burung. Misalnya saja pertunjukan keahlian burung dara untuk kembali dengan tepat ke kandang, adu kemerduan suara burung, dan pertunjukan beo yang bisa berceloteh. Biasanya, setelah pertunjukan ini selesai pembeli akan tertarik dengan burung-burung tersebut dan mau membayarnya dengan harga yang mahal.

Bagi Anda pecinta dunia fotografi, PASTY menjadi salah satu tempat yang cocok untuk dijadikan lokasi hunting foto. Di tempat ini ada banyak obyek menarik yang bisa dibidik. Burung-burung beraneka warna, hewan-hewan dengan tingkah polahnya yang lucu, hingga aktivitas jual beli, semuanya menarik untuk diabadikan dalam gambar.

C. Lokasi

Pasar Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta (PASTY) terletak di Jl. Bantul Km 1, Dongkelan, Mantrijeron, Yogyakarta.

D. Akses

Terletak di jalan utama yang menghubungkan Kota Yogyakarta dengan Kabupaten Bantul menjadikan akses menuju PASTY terbilang mudah. Dari pusat Kota Yogyakarta (Kawasan Malioboro dan Titik Nol Kilometer), PASTY dapat ditempuh dalam kurun waktu 10 hingga 15 menit. Untuk sampai di PASTY, Anda dapat naik bus kota jalur 10 atau Kobutri berwarna kuning. Selain itu, Anda juga dapat menggunakan becak, andong, atau taxi.

E. Harga Tiket

Pembeli atau wisatawan yang memasuki kawasan PASTHY tidak dipungut biaya sepeser pun. Biaya yang dikeluarkan hanyalah biaya parkir kendaraan bagi wisatawan yang membawa kendaraan pribadi.

F. Akomodasi dan Fasilitas Lainnya

Sebagai pasar burung dan tanaman hias yang dirangkap menjadi obyek wisata minat khusus, PASTY Dongkelan telah melengkapi dirinya dengan berbagai sarana dan prasarana guna menunjang setiap kegiatan yang akan dilaksanakan di kawasan tersebut. Di 2 areal yang terpisahkan oleh Jalan Bantul ini terdapat fasilitas standar seperti tempat parkir yang luas, toilet yang bersih, juga mushola. Selain itu, fasilitas tambahan yang tersedia di kawasan ini adalah arena bermain untuk anak-anak, deretan kios penjual makanan, dan arena lomba burung.


Teks: Elisabeth Murni
Foto: Koleksi Jogjatrip.com
(Data primer dan berbagai sumber)



Dibaca : 27945 kali.

Jika Anda dari luar Yogyakarta, dan ingin mengunjungi tempat ini dengan jasa travel biro,
silakan hubungi:

Maharatu Tour and Travel

Jl. Gambiran No. 85 Yogyakarta 55161 - Indonesia.
Telp. 0274 8373005/ 0274 414233
Email : maharatu@maharatu.com - maharatu257@yahoo.com
Website : www.maharatu.com

Rating :
Jika Anda pernah mengujungi objek wisata ini, berikan rating dan komentar untuk menjadi perhatian Dinas Pariwisata atau pengelola obyek wisata setempat.





Obyek lainnya