English Version | Bahasa Indonesia
Daftar | Masuk Rabu, 20 Agustus 2014

Universitas Gadjah Mada

Pintu Masuk Utama Kawasan Kampus UGM (Photo by Aam Amitto Tistomo)

Rating : 3.4 ( 7 pemilih )

UNIVERSITAS GADJAH MADA

Alamat : Kelurahan Catur Tunggal, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Yogyakarta

Koordinat GPS : -7 46' 25.07", +110 22' 34.47"

Share



A. Selayang Pandang

Universitas Gadjah Mada resmi didirikan pada tanggal 19 Desember 1949 dan merupakan universitas yang bersifat internasional. Universitas Gadjah Mada pada saat awal berdiri hanya terdiri dari enam fakultas yakni Fakultas Kedokteran, Hukum, Teknik, Sastra dan Filsafat, Pertanian serta Kedokteran Hewan.

Universitas Gadjah Mada adalah universitas negeri pertama di Indonesia. Pendirian UGM merupakan kebutuhan yang sangat mendesak bagi Indonesia untuk mencetak generasi yang cakap secara akademis guna mengisi kemerdekaan Indonesia yang baru diraihnya. Pendirian UGM ditandai dengan pidato presiden pertama Ir. Soekarno tentang Statuta Universitas Gadjah Mada. Adapun yang ditunjuk sebagai Rektor UGM pertama adalah Prof. Dr. Sardjito yang kini namanya diabadikan sebagai nama rumah sakit umum sekaligus rumah sakit tempat praktek Mahasiswa Fakultas Kedokteran UGM.

Pada saat awal pendiriannya, kegiatan perkuliahan Universitas Gadjah Mada berlangsung di salah satu bangsal di Keraton Yogyakarta. Hal tersebut merupakan salah satu sumbangsih yang diberikan Keraton Yogyakarta melalui Sultan Hamengkubuwono IX untuk mendukung cita-cita mencerdaskan kehidupan bangsa Indonesia yang saat itu baru berumur empat tahun.

Pada tanggal 19 Juli 1952 di Surabaya, dibuka cabang Fakultas Hukum, Sosial dan Politik. Cabang di Surabaya ini pada bulan November 1954 dilepaskan dan dimasukkan sebagai salah satu fakultas pada Universitas Airlangga. Pada tahun 1952, Fakultas Hukum, Sosial dan Politik ditambah dengan Bagian Ekonomi, sehingga menjadi Fakultas Hukum, Ekonomi, Sosial dan Politik (HESP). Pada bulan September di tahun yang sama, Fakultas Pertanian ditambah dengan bagian Kehutanan, sehingga fakultas ini menjadi Fakultas Pertanian dan Kehutanan.

Perubahan-perubahan yang agak besar terjadi sejak bulan September 1955. Selain perubahan nama dari Universitit ke Universitas dan nama Fakultit ke Fakultas, terjadi perubahan-perubahan penting lainnya. Fakultas Kedokteran, Kedokteran Gigi dan Farmasi dipisahkan menjadi Fakultas Kedokteran, Fakultas Kedokteran Gigi dan Fakultas Farmasi. Bagian Bakaloreat Biologi Fakultas Kedokteran, Kedokteran Gigi dan Farmasi ditingkatkan menjadi Fakultas Biologi. Fakultas Hukum, Ekonomi, Sosial dan Politik menjadi tiga Fakultas, yaitu Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi, dan Fakultas Sosial dan Politik.

Tingkat pengajaran Bakaloreat Ilmu Pasti dan Bakaloreat Ilmu Alam Bagian Sipil Fakultas Teknik dijadikan Fakultas Ilmu Pasti dan Alam. Fakultas Sastra, Pedagogik dan Filsafat berkembang menjadi tiga Fakultas, yaitu Fakultas Sastra dan Kebudayaan, Fakultas Ilmu Pendidikan, dan Fakultas Filsafat. Fakultas Ilmu Pendidikan mempunyai dua bagian, yaitu Bagian Pendidikan dan Bagian Pendidikan Jasmani. Fakultas Kedokteran Hewan diubah namanya menjadi Fakultas Kedokteran Hewan dan Peternakan.

Pada tahun 1961, salah satu jurusan pada Fakultas Ilmu Pendidikan bersama dengan Kursus BI dan BII ditingkatkan menjadi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP). Kemudian pada tahun 1962, Bagian Pendidikan Jasmani pada Fakultas Ilmu Pendidikan ditingkatkan menjadi Fakultas Pendidikan Jasmani. Untuk memberikan pendidikan umum yang kuat bagi semua fakultas, didirikan pula Fakultas Umum, dan digabungkan dengan Fakultas Filsafat menjadi Gabungan Fakultas Umum dan Fakultas Filsafat.

Pada tahun 1961, Fakultas Filsafat dibubarkan dan pada tahun 1962 Fakultas Umum juga dibubarkan. Pada tahun 1963, didirikan Biro Penyelenggaraan Kuliah-kuliah Khusus untuk melaksanakan tugas yang semula menjadi tugas gabungan Fakultas Umum dan Fakultas Filsafat. Pada tahun 1963 itu juga, Fakultas Pendidikan Jasmani diserahkan kepada Departemen Olah Raga dan menjadi Sekolah Tinggi Olah Raga (STO). Masih dalam tahun itu juga, Bagian Kehutanan Fakultas Pertanian ditingkatkan menjadi Fakultas Kehutanan, demikian pula Seksi Teknologi dan Seksi Kultur Teknik menjadi Fakultas Teknologi Pertanian, sedangkan jurusan Geografi pada Fakultas Sastra dan Kebudayaan ditingkatkan menjadi Fakultas Geografi.

Dengan berdirinya Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) pada tahun 1964, maka dalam tahun itu juga FKIP diintegrasikan ke dalam IKIP. Pada tanggal 8 Januari 1965, Jurusan Psikologi pada Fakultas Ilmu Pendidikan ditingkatkan menjadi Fakultas Psikologi. Pada tanggal 18 Agustus 1967, Fakultas Filsafat didirikan kembali dan pada tahun 1969 Biro Penyelenggara Kuliah-kuliah Khusus dimasukkan ke dalam Fakultas Filsafat sebagai Biro Penyelenggara Kuliah-kuliah Agama. Pada tahun 1969 itu juga fakultas yang ke-18 lahir, yaitu Fakultas Petemakan yang merupakan peningkatan dari Bagian Petemakan Fakultas Kedokteran Hewan dan Peternakan.

Pada tahun 1983,· berdiri tiga fakultas baru, yaitu Fakultas Non Gelar Ekonomi, Fakultas Non Gelar Teknologi, dan Fakultas Pascasarjana. Dengan demikian, Universitas Gadjah Mada saat itu menyelenggarakan program pendidikan dengan rincian seperti di bawah ini:

Fakultas Hukum

19-09-1949

Fakultas Kedokteran

19-09-1949

Fakultas Kedokteran Hewan

19-09-1949

Fakultas Pertanian

19-09-1949

Fakultas Teknik

19-09-1950

Fakultas Ilmu Budaya

19-09-1955

Fakultas Biologi

19-09-1955

Fakultas Ekonomika dan Bisnis

19-09-1955

Fakultas Farmasi

19-09-1955

Fakultas Ilmu Pasti dan Alam

19-09-1955

Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

19-09-1955

Fakultas Kedokteran Gigi

12-12-1960

Fakultas Teknologi Pertanian

17-08-1963

Fakultas Kehutanan

01-09-1963

Fakultas Geografi

19-09-1963

Fakultas Psikologi

08-01-1965

Fakultas Filsafat

18-08-1965

Fakultas Peternakan

10-11-1969

Adapun Fakultas Pascasarjana saat ini telah berubah menjadi Sekolah Pascasarjana UGM dengan lebih dari 40 konsentrasi studi baik untuk jenjang Magister (S2) maupun Doktoral (S3).

Universitas Gadjah Mada telah menjalin kerjasama dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat dengan berbagai lembaga baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Hingga tahun 2005, tercatat jumlah lulusan Universitas Gadjah Mada mencapai 157.304 orang.

B. Keistimewaan

Tokoh-tokoh besar Indonesia lintas disiplin banyak yang berasal dari UGM, di antaranya T. Jacob (ahli antropologi faal), Umar Kayam (budayawan), W.S Rendra, Sapardi Djoko Damono, Notonagoro (filsafat), dan Koentowijoyo (budayawan). Selain tokoh tersebut masih banyak lagi tokoh-tokoh yang berasal dari UGM.

Gedung UGM memiliki nilai historis tersendiri bagi presiden pertama RI, Ir. Soekarno. Gedung Pusat UGM adalah salah satu hasil rancangan Soekarno yang terinspirasi oleh bangunan-bangunan pada masa Yunani Kuno yakni masa Stoa. Pilar-pilar besar bergaya Stoa dipilih oleh Soekarno karena pada zaman Stoa banyak pemuda-pemuda Yunani yang belajar disekeliling pilar-pilar tersebut. Selain alasan, pilar-pilar besar tersebut juga membuat Gedung Pusat UGM terlihat kokoh.

Selain Gedung Pusat, UGM juga memiliki Grha Sabha Pramana yang menjadi gedung utamanya. Gedung yang biasa disebut GSP ini secara rutin digunakan sebagai tempat wisuda mahasiswa UGM. Di depan GSP terdapat boulevard UGM yang juga menjadi tempat favorit di lingkungan UGM. Boulevard ini bisa digunakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa UGM (UKM) untuk berlatih. Bagi yang ingin sekadar melancong, boulevard UGM sangat cocok untuk dijadikan latar foto. Di ujung sebelah selatan bouevard ini berdiri Bundaran UGM. Bundaran ini adalah salah satu patokan jalan bagi warga Jogja yang juga dijadikan sebagai salah jurusan (Jurusan Kampus) di setiap angkutan umum yang beroperasi di Kota Yogjakarta. Pada bulan Ramadhan, suasana istimewa disajikan oleh kawasan boulevard dan bundaran UGM. Menjelang buka puasa, di kawasan ini akan dijumpai berjubelnya mahasiwa yang menjajakan makanan khas buka puasa.

Selain dua gedung utama dan kawasan tersebut, fakultas-fakultas di UGM memiliki gedung-gedung yang secara arsitekstural memiliki karakteristik tersendiri. Karena itu, sayang jika gedung-gedung tersebut tidak dikunjungi. Satu hal lagi yang istimewa di UGM adalah adanya pasar kaget mahasiswa yang digelar setiap hari Minggu pagi. Di pasar ini, pengunjung bisa belanja berbagai kebutuhan rumah tangga, aksesoris maupun makanan dengan harga yang terjangkau. Selain untuk memenuhi kebutuhan, pasar kaget ini biasanya juga dijadikan tempat berkumpulnya mahasiswa maupun warga Yogyakarta.

UGM juga dijuluki Kampus Biru. Julukan ini berasal dari Novel berjudul Cintaku di Kampus Biru yang ditulis oleh Ashadi Siregar dan berlatar UGM. Novel ini telah difilmkan pada 1976 dengan judul yang sama. Film ini dibintangi antara lain oleh Roy Marten, Ami Prijono, Rae Sita dan Yati Octavia.

Bagi para mahasiswa UGM, penyaluran hobi, minat dan bakat mahasiswa diwadahi dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Di Universitas Gadjah Mada, tercatat ada 51 UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa), tetapi yang aktif 45 unit yaitu: 23 Unit Olahraga, 11 Unit Kesenian, 5 Unit Kerokhanian dan 6 Unit Khusus. Rincian nama UKM dapat disajikan sebagai berikut.

  • Unit kegiatan olahraga: Renang, Selam, Karate Inkai, Kempo, Karate Kala Hitam, Pencak Silat Merpati Putih, Pencak Silat Periasi Diri, Pencak Silat Pro Patria, Pencak Silat Setia Hati Teratai, Tae Kwon Do, Judo, Hockey, Sepak Bola, Soft Ball, Bola Voli, Bola Basket, Atletik, Berkuda, Bridge, Bulu tangkis, Catur, Tenis Lapangan dan Tenis Meja.
  • Unit kegiatan kesenian: Kesenian Gaya Yogyakarta (SWAGAYUGAMA), Kesenian Gaya Surakarta, Tari Bali, Tari Kreasi Baru, Fotografi, Gama Band, Marching Band, Keroncong, Paduan Suara Mahasiswa, Teater dan Seni Rupa.
  • Unit kerokhanian: Unit Kerokhanian Islam (Jama'ah Shalahuddin), Unit Kerokhanian Katholik, Unit Kerokhanian Kristen, Unit Kerokhanian Hindu, Unit Kerokhanian Budha.
  • Unit kegiatan khusus: Badan Penerbit Pers Mahasiswa, Mapagama, Unit Kesehatan Mahasiswa, Pramuka, Satmenwa, Koperasi Mahasiswa "KOPMA UGM".

Untuk menunjang kegiatan akademis mahasiswa, UGM memberikan berbagai fasilitas, antara lain:

  • Unit Perpustakaan Universitas Gadjah Mada terdiri atas dua gedung, yakni Unit Perpustakaan I yang terletak di Jalan Tri Dharma dan Unit Perpusatakaan Pusat II yang terletak di Jalan C. Simanjuntak Yogyakarta
  • Laboratorium Pengujian dan Penelitian Terpadu (LPPT) Laboratorium Pengujian dan Penelitian Terpadu (LPPT), berfungsi sebagai pusat perencanaan dan penyelenggaraan program pelayanan penelitian dan pengembangan. Program penelitian yang dikembangkan adalah penelitian terapan yang bermutu, bermanfaat, dan bersifat interdisiplin serta dapat dikerjasamakan dengan perguruan tinggi, badan litbang, industri, atau masyarakat secara berkelanjutan
  • Pusat Pengembangan Pendidikan. Unit ini berfungsi lembaga universitas yang bertugas untuk merumuskan strategi dan menyusun rencana pengembangan pendidikan, mengembangkan sistem dan mekanisme penerimaan mahasiswa, menyusun strategi peningkatan kualitas pendidikan, mengembangkan sistem seleksi mahasiswa baru secara on-line serta melaksanakan dan mengembangkan sistem monitoring akademik dan evaluasi akademik
  • Pusat Pelatihan Bahasa Universitas Gadjah Mada, terletak di Jalan Kaliurang, Sekip Utara, Yogyakarta. Tujuan Pusat Pelatihan Bahasa ini adalah untuk mengelola dan melaksanakan latihan bahasa bagi para tenaga akademik maupun tenaga lainnya yang diperlukan dalam rangka tugas belajar di luar negeri maupun tugas-tugas lainnya untuk meningkatkan kemampuan berbahasa, terutama bahasa asing
  • Pusat Arsip Universitas. Unit ini berfungsi untuk melestarikan dokumen bernilai guna permanen (arsip statis) untuk kepentingan layanan publik
  • Kebun Pendidikan, Penelitian, dan Pengembangan Pertanian/Agricultural Training, Research, and Development Station (KP4-ATRD) Universitas Gadjah Mada, didirikan sejak tahun 1975 dengan bantuan The Rockefeller Foundation. KP4 memiliki status sebagai Sub Unit Sarana Penunjang Penelitian. Tujuan utama didirikannya KP4 ini ialah ikut menunjang fungsi universitas sebagai sarana pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat untuk menyediakan sarana tempat penelitian bagi mahasiswa SI, S2 dan S3, serta staf dosen. Di samping itu dalam rangka pengabdian kepada masyarakat, KP4 menyediakan benih padi, benih palawija, serta memberi kursus pada petani. Lokasi KP4 berjarak sekitar 12 km dari kampus Bulaksumur ke arah timur. Lahan KP4 sebagian bekas lahan kas desa, dan sebagian lagi bekas lahan milik penduduk. Areal kebun dengan luas total 35 ha, terdiri atas lahan beririgasi 15 ha, lahan kering 15 ha, tanaman buah-buahan 0,7 ha, tanaman murbei 1,5 ha, dan sisanya berupa lereng yang ditempati untuk pertanaman bambu, perkantoran, gudang, lantai jemur, laboratorium, dan rumah kaca
  • Pusat Antar Universitas UGM bertujuan untuk meningkatkan serta mengembangkan kualitas dan kemampuan perguruan tinggi di Indonesia untuk bisa melaksanakan pendidikan stratum satu (Sl). Tujuan ini dapat dicapai dengan memberikan kesempatan kepada staf pengajar perguruan tinggi untuk mengembangkan Pendidikan Pascasarjana (S2 dan S3) serta mengadakan penelitian

Adapun selain keistimewaan akademis di atas, beasiswa dan tunjangan pendidikan dimaksudkan untuk meningkatkan pemerataan dan kesempatan belajar bagi mahasiswa yang mengalami kesulitan ekonomi terutama bagi mahasiswa yang berprestasi akademik tinggi. Di samping itu, juga tersedia beasiswa yang diperuntukkan bagi mahasiswa yang mempunyai prestasi tinggi, baik di bidang akademik, karya ilmiah, olah raga maupun kesenian.

C. Lokasi

Secara administratif Universitas Gadjah Mada terletak di Kelurahan Catur Tunggal, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Luas Kampus Biru ini mencapai 357 hektar dan dibelah oleh Jalan Kaliurang.

D. Akses

Akses menuju UGM sangat mudah karena semua kendaraan umum yang berada di Yogyakarta menjadikan UGM sebagai jurusannya.

E. Harga Tiket

Tidak ada tiket yang harus dibayar untuk berkunjung ke UGM.

F. Akomodasi dan Fasilitas Lainnya

Untuk menunjang kegiatan akademis dan pembinaan minat dan bakat mahasiswa, Universitas Gadjah Mada menyediakan fasilitas penunjang kegiatan, antara lain:

  • Stadion Madya. Stadion Madya yang terletak di kawasan lembah UGM dapat dimanfaatkan untuk kegiatan sepak bola, atletik, hockey, serta kegiatan lain yang telah diizinkan oleh Rektor. Stadion Madya selain digunakan untuk mahasiswa UGM dan Sivitas Akademika juga dapat digunakan oleh masyarakat umum
  • Lapangan Soft Ball/Base Ball. Lapangan Soft Ball/Base Ball digunakan khusus untuk olahraga Soft Ball/Base Ball Unit UGM dan Unit Soft Ball dari luar UGM
  • Lapangan Tenis. Lapangan Tenis UGM (Indoor dan Outdoor) yang terletak di lembah UGM dapat digunakan oleh Unit Tenis UGM, sivitas akademika dan pihak luar
  • Gelanggang Mahasiswa terdiri dari ruang sekretariat, ruang rapat dan Hall. Ruang sekretariat digunakan untuk sekretariat Unit Kegiatan Mahasiswa. Hall, selain digunakan untuk kegiatan olahraga Basket, bolavoli, bulutangkis dan bela diri juga untuk kegiatan pameran dan pentas seni.
  • Koperasi Mahasiswa (KOPMA). Koperasi mahasiswa Universitas Gadjah Mada yang berdiri pada 20 Maret 1982 kini beranggotakan kurang lebih 1150 mahasiswa. Saat ini KOPMA UGM bergerak dalam bidang Warpostel, toko, konveksi, cafetaria, fotokopi dan lembaga pendidikan. Selain itu KOPMA UGM juga mengelola pengadaan jaket almamater UGM, buku tulis UGM, serta usaha lain yang sah. Pelayanan usaha-usaha tersebut terbuka untuk umum tanpa terkecuali. Toko dan fotokopi buka sampai pukul 21.00 dan Warpostel buka 24 jam, sedangkan jadwal pelayanan untuk yang lain adalah pukul 08.00-14.00 setiap hari kerja
  • Lapangan terbuka untuk pentas musik/seni. Universitas Gadjah Mada juga menyediakan lapangan terbuka yang terletak di Lembah UGM untuk acara pentas musik atau kegiatan kemahasiswaan lain yang memerlukan ruang terbuka
  • Asrama Mahasiswa Universitas Gadjah Mada. Universitas Gadjah Mada saat ini memiliki 3 (tiga) asrama yang merupakan sarana kesejahteraan bagi mahasiswa UGM yang pengelolaannya berada di bawah Bagian Kesejahteraan Mahasiswa. Ketiga asrama tersebut adalah:
  • Asrama Darma Putra. Asrama ini berlokasi di J1. Andong, Baciro, Yogyakarta (± 3 Km dari kampus Universitas Gadjah Mada), kapasitas 96 kamar, terdiri 3 lantai dan tiap 6 kamar terdapat 1 lobi
  • Asrama Cemaralima. Asrama ini berlokasi di Karanggayam, Depok, Sleman (± 1 Km dari kampus). Kapasitas asrama terdiri dari dua wing (sayap), masing-masing wing terdiri dari 4 lantai dengan 12 kamar tidur tiap lantai. Setiap tiga kamar tidur ada 1 ruang lobi, dapur dan kamar mandi
  • Asrama Putri Ratnaningsih. Asrama ini berlokasi di J1. Kartini Sagan, Yogyakarta (± 500 M dari kampus). Kapasitas asrama terdiri dari dua lantai dengan 30 kamar tidur. Tiap kamar tidur berukuran 4 x 5 m, dapat dihuni 3 mahasiswa
  • Universitas Gadjah Mada melalui GMC Health Centre (GMC) memberikan jaminan pelayanan kesehatan bagi mahasiswa UGM
  • Pusat Pelayanan Teknologi Informasi dan Komunikasi (PPTIK). Unit PPTIK ini menyediakan fasilitas dan layanan di bidang teknologi komunikasi bagi mahasiswa, dosen dan karyawan serta seluruh unit kerja di lingkungan UGM. Fasilitas yag disediakan antara lain:
  • Fasilitas jaringan fiber optik yang sudah menjangkau semua fakultas dan semua unit kerja di lingkungan UGM. Tulang punggung jaringan Kampus UGM dibangun berbasis teknologi Gigabit
  • Ethernet Fakultas MIPA, Ekonomi, Kedokteran dan Teknologi Pertanian. Akses Jaringan ini memungkinkan hubungan di antara unit-unit kerja lingkungan UGM.
  • Fasilitas hotspot yang tersebar di beberapa tempat di UGM yang digunakan untuk mengakses jurnal dan materi akademis melalui jaringan nirkabel (wifi). Saat ini sudah ada sekitar 18 pusat hotspot yang akan terus ditambah ditahun-tahun mendatang.
  • Fasilitas penyediaan email bagi mahasiswa, dosen, karyawan dan semua unit· kerja di lingkungan UGM. Kapasitas yang disediakan adalah minimal 10 mbps dan dapat ditingkatkan sesuai kebutuhan
  • Fasilitas web hosting bagi mahasiswa, dosen, karyawan, organisasi, dan semua unit kerja di lingkungan UGM. Kapasitas yang disediakan adalah minimal 50 mbps dan dapat ditingkatkan sesuai kebutuhan
  • Fasilitas jaringan telepon
  • Fasilitas komputer dan terminal jaringan
  • Bengkel Universitas Gadjah Mada ini berlokasi di Jalan Grafika sekip Utara Yogyakarta, atau di sebelah utara Gadjah Mada University Press dan di sebelah selatan Sekolah Pasca Sarjana Universitas Gadjah Mada. Lokasi tersebut mempunyai luas 10.500 m2 dan luas bangunan utama sebesar 4.160 m2. Tugas utama dari Bengkel UGM adalah melayani reparasi, servis, perbaikan, dan pembuatan dari berbagai macam barang untuk menunjang kelancaran tugas dari segenap instansi terutama di lingkungan Universitas Gadjah Mada.
  • Di samping fasilitas-fasilitas tersebut, di kawasan UGM juga terdapat berbagai bank maupun ATM yang beroperasi selama 24 jam. Sedangkan untuk penginapan, di sepanjang Jalan Kaliurang tersedia berbagai jenis hotel maupun penginapan. Untuk cinderamata khas UGM, pengunjung dapat menjumpainya di KOPMA (Koperasi Mahasiswa) UGM.


Teks: Adi Tri Pramono
Foto: Koleksi Jogjatrip.com
(Data primer dan berbagai sumber)



Dibaca : 18003 kali.

Jika Anda dari luar Yogyakarta, dan ingin mengunjungi tempat ini dengan jasa travel biro,
silakan hubungi:

Maharatu Tour and Travel

Jl. Gambiran No. 85 Yogyakarta 55161 - Indonesia.
Telp. 0274 8373005/ 0274 414233
Email : maharatu@maharatu.com - maharatu257@yahoo.com
Website : www.maharatu.com

Rating :
Jika Anda pernah mengujungi objek wisata ini, berikan rating dan komentar untuk menjadi perhatian Dinas Pariwisata atau pengelola obyek wisata setempat.





Obyek lainnya